Miliki Jaringan Simkah, Kemenag Kabupaten Lamongan Siap Laksanakan Program Kartu Nikah

Kartu nikah merupakan satu di antara dokumen pelengkap status pernikahan bagi warga Indonesia, di samping adanya buku nikah.

Miliki Jaringan Simkah, Kemenag Kabupaten Lamongan Siap Laksanakan Program Kartu Nikah
Tribunnews
Ilustrasi buku nikah 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan siap melaksanakan kebijakan baru menggunakan kartu nikah untuk pasangan yang ingin menikah.

Kartu nikah merupakan satu di antara dokumen pelengkap status pernikahan bagi warga Indonesia, di samping adanya buku nikah.

Kartu nikah yang merupakan inovasi baru dari Kementerian Agama yang mudah dibawa kemana-mana layaknya e-KTP atau ATM.

Pada kartu nikah juga dilengkapi foto sendiri dan pasangan yang disertai kode QR.

Berdalih Telpon Adik Saat Ketemuan, Pria 2 Anak di Surabaya Nekat Curi Ponsel Teman Facebooknya

Plt Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kantor Kementerian Agama Lamongan, Sunhaji mengatakan, sampai saat ini belum diterapkan kartu nikah.

Selain itu, saat ini masih belum ada perintah maupun petunjuk teknis (juknis) dari pusat.

"Wacana itu memang muncul, tapi sekarang belum ada perintah apa-apa, termasuk belum ada Juknisnya," kata Sunhaji yang juga menjabat sebagai Kasubag TU Kementerian Agama Lamongan, Rabu (5/12/2018).

Modus Pinjam Kendaraan, Residivis Narkoba di Surabaya Gadaikan Motor Teman untuk Main Judi Domino

Diakuinya, di wilayah Jawa Timur, memang sudah ada yang menerapkan kartu nikah inovasi dari Kementerian Agama ini, namun masih sedikit.

"Mungkin yang sudah menerapkan ini sifatnya masih uji coba," katanya.

Andai sudah diberlakukan serentak, Kementerian Agama Lamongan siap melaksanakannya dengan dibarengi juknis.

KPU Tempatkan 3 TPS di Lapas Klas II B Lamongan untuk Pemilu 2019

Menurutnya, Kementerian Agama Lamongan siap melaksanakannya mengingat seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Lamongan sudah menggunakan Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) yang datanya sudah terintegrasi dengan pusat.

"Di sini itu sudah menggunakan aplikasi yang sudah terpusat," katanya.

Menurut Sunhaji, jika kebijakan kartu nikah ini diterapkan, kemungkinan tidak akan menghilangkan fungsi dari buku nikah.

Kapten Sriwijaya FC Ungkap Sisi Gelap Dunia Sepak Bola, Diimingi Uang hingga Taruhan Nyawa

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved