Diminta Nikah Resmi, Pria di Lamongan Hajar Mertuanya yang Sudah Lanjut Usia

Ia tega menganiaya korban yang usianya separuh diatasnya, Darsono (60) warga Dusun Bluluk Desa Bluluk Kecamatan Bluluk Lamongan.

Diminta Nikah Resmi, Pria di Lamongan Hajar Mertuanya yang Sudah Lanjut Usia
SURYA/HANIF MANSHURI
Tersangka Sutarlan, pria di Lamongan yang hajar pria tua, pada Jumat (7/12/2018) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Sutarlan (38) laki - laki asal Desa. Bluluk, Kecamatan Bluluk Lamongan Jawa Timur ini bisa dibilang sangat keterlaluan.

Ia tega menganiaya korban yang usianya separuh diatasnya, Darsono (60) warga Dusun Bluluk Desa Bluluk Kecamatan Bluluk Lamongan.

"Akibat tindakan kasar pelaku, korban mengalami menderita luka robek dibagian bibir kiri dan mengeluarkan darah segar," kata Kasubag Humas Polres Lamongan, Kompol Harmudji, Jumat (7/12/2018).

Penganiayaan itu dilakukan tersangka di rumah korban. Saat kejadian ada dua orang saksi, Suwaning Umiyati (52) dan W Rima Rahmawati (23).

Kejadian Jum'at siang itu dilakukan Sutarlan, karena adanya perselisihan. Sutarlan sakit hati dengan korban, karena korban selalu bertanya tentang hubungan tersangka dengan anaknya.

Polres Lamongan Gelar Gowes Bareng Ulama dan Ormas Islam Berhadiah Umroh

Sebab sudah 2 tahun status nikahnya hanya nikah siri.

Korban minta segera agar Sutarlan menikahi syah menurut negara yang tercatat pada lembaran resmi negara.

Tersangka jengkel tak bisa mengendalikan emosinya dan dengan serta merta menjulurkan tangan kosongnya sebanyak satu kali mengenai sasaran tubuh dibagian bibir kiri korban.

Korban tak kuasa melakukan perlawanan karena tersangka lebih kuat dibanding korban.

Korban yang merasakan sakit akibat pukulan tersangka, memilih diam tidak melawan dan menyekah darah yang mengucur dari mulutnya.
Korban dibawa keluargnya berobat dan membiarkan pelaku ngeloyor keluar meninggalkan rumah korban.

Perkara ini akhirnya dilaporkan ke Polsek Bluluk. Dan tersangka berhasil diamankan polisi.

"Kita jerat pasal 170," kata Harmudji.

Penyidik masih mendalami latar belakang tersangka sampai tega menganiaya korban. Secara fisik, korban tak sebanding menjadi sasaran penganiayaan tersangka.

(TribunJatim.com/Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved