Terjerat Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Dua Terdakwa PT Sipoa Group Dituntut 4 Tahun Penjara

Sidang kasus dugaan penipuan dan penggelapan jual beli apartemen Royal Afatar World (Sipoa Group) yang menjerat bos PT Sipoa Group kembali digelar.

Terjerat Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Dua Terdakwa PT Sipoa Group Dituntut 4 Tahun Penjara
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Budi Santoso dan Klemens Sukarno Candra, terdakwa dugaan penipuan dan penggalapan proyek apartemen PT Sipoa Group menjalani sidang tuntutan di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (6/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sidang kasus dugaan penipuan dan penggelapan jual beli apartemen Royal Afatar World (Sipoa Group) senilai Rp 12 miliar yang menjerat bos PT Sipoa Group kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (6/12/2018).

Dua terdakwa adalah Budi Santoso dan Klemens Sukarno Candra.

Ketika itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmad Hari Basuki menuntut keduanya empat tahun pidana penjara.

Ayah Pembunuh Putrinya Sendiri Bacakan Nota Pembelaan Saat Sidang di PN Surabaya

Irfan Jaya Tidak Setajam Dulu, Pelatih Persebaya Lakukan Pendekatan secara Personal pada Pemain

“Menyatakan, terdakwa Budi Santoso dan Klemens Sukarno Candra terbukti bersalah sesuai pasal 372, 378 juncto 55 KUHP," tegas Basuki saat membacakan tuntutan, Kamis (6/12/2018).

Sempat berhenti beberapa saat, lalu Basuki membaca tuntutannya lagi.

"Menjatuhkan, pidana penjara selama empat tahun,” sambungnya.

Basuki mengimbuhkan, tindakan kedua terdakwa terbukti merugikan sejumlah nasabah.

Divonis 6 Tahun Penjara, Zumi Zola Tersenyum Saat Meninggalkan Ruang Sidang, Terima Kasih Ya

Bahkan, tidak adanya upaya perdamaian juga dirasa Basuki menjadi hal yang memberatkan dalam tuntutannya.

Di sisi lain, untuk sikap sopan para terdakwa di dalam persidangan, menjadi hal pertimbangan yang dapat meringankan tuntutan.

Halaman
12
Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved