DPRD Tuban Sayangkan Keterlambatan Jalur Trotoar bagi Difabel, Rakanan Harus Disanksi

Molornya pengerjaan trotoar bagi difabel di jalan Basuki Rahmat Kabupaten Tuban menyita perhatian pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabup

DPRD Tuban Sayangkan Keterlambatan Jalur Trotoar bagi Difabel, Rakanan Harus Disanksi
M Sudarsono/Surya
Pekerja proyek trotoar di jalan Basuki Rahmat terlihat mengecat bagian penutup trotoar, tampak jalur difabel di tengah trotoar belum selesai dikerjakan 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Molornya pengerjaan trotoar bagi difabel di jalan Basuki Rahmat Kabupaten Tuban menyita perhatian pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban.

Pantauan di lapangan, pengerjaan jalur bagi penyandang disabilitas itu dimulai dari titik lampu merah Pramuka atau perempatan kembang ijo, hingga sekitar kantor eks BPBD Tuban.

Namun, ada sekitar 45 meter jalur difabel baik di utara jalan dan selatan yang belum selesai dikerjakan.

"Saya sangat menyayangkan jalur difabel belum selesai, padahal harusnya sudah selesai," Kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tuban, Tri Astuti dikonfirmasi kepada TribunJatim.com, Senin (24/12/2018).

Menurutnya, adanya pemberlakuan jalan bagi disabilitas sesuai dengan implementasi undang-undang no 8 tahun 2016, yang tentunya pemerintah daerah akan segera membuat perdanya, sehingga sarana dan prasarana bagi penyandang disabilitas bisa terpenuhi.

Libur, Tunjungan Plaza Surabaya Diserbu Pengunjung, Ada Diskon Lho!

Suporter Persebaya Bonek Kecewa Andik Vermansah Gabung Madura United

Di antaranya pembangunan trotoar untuk pengguna jalan bagi disabilitas juga harus diakomodir.

"Itu bunyi undang-undang yang harus dikerjakan, nantinya juga akan dibuatkan perda," Ujar Astuti kepada TribunJatim.com.

Perempuan yang juga sebagai Ketua DPC Gerindra Kabupaten Tuban itu juga menegaskan, jika rekanan yang mengerjakan jalur bagi difabel itu harus disanksi.

Sebab, telah terlambat mengerjakan proyek yang didanai uang rakyat.

"Rekanan harus didenda, harus ada sanksi tegas terkait hal ini sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati," Pungkasnya.

Berdasarkan penuturan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Tuban, Sudarmadji, proyek tersebut dikerjakan sekitar 8 Oktober dan harus selesai 24 Desember 2018 atau hari ini.

Dia juga menjelaskan, selain mengerjakan trotoar difabel di jalan Basuki Rahmat yang ada di ujung timur dan barat, sisi utara dan selatan, trotoar lain yang juga dibangun jalur difabel di antaranya jalan manunggal selatan, baik di sisi utara dan selatan jalan. Terakhir, di trotoar di jalan teuku umar.

Proyek trotoar yang terdapat jalur untuk difabel itu menelan dana dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2018 senilai sekitar 4,9 M.(nok/TribunJatim.com)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved