Permintaan Surat Bebas NAPZA di RS Membludak, Pengumpulan Berkas CPNS Pasuruan Diundur Akhir Pekan

Permintaan Surat Bebas NAPZA di RS Membludak, Pengumpulan Berkas CPNS Pasuruan Diundur Akhir Pekan Ini.

Permintaan Surat Bebas NAPZA di RS Membludak, Pengumpulan Berkas CPNS Pasuruan Diundur Akhir Pekan
surya/galih lintartika
CPNS kabupaten pasuruan mengajukan surat keterangan jasmani dan rohani dan bebas NAPZA. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui BKPPD (Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah) akhirnya memperpanjang waktu pengumpulan berkas kelengkapan bagi CPNS 2018 yang dinyatakan lolos seleksi hingga akhir.

Hal ini dilakukan karena masih banyak yang belum mengumpulkan surat keterangan jasmani dan rohani dan bebas NAPZA,

Baru Tiga Bulan di Rehabilitasi, Plafon Bekas Ruang Kepsek SD di Pasuruan jebol

Usulan Pemindahan Pusat Pemerintahan Kabupaten Pasuruan Belum Bisa Direalisasikan Tahun Ini

Plt Kepala BKPPD Kabupaten Pasuruan, Dr Iswahyudi melalui Kabid Pengadaan Data dan Pemberhentian, Nurhayati Purba mengatakan, pihaknya memberikan toleransi pengumpulan berkas CPNS 2018 hingga Sabtu (12/01/2019) mendatang.

Alasannya, kata dia, seluruh rumah sakit pemerintah penuh dengan permintaan surat keterangan sehat jasmani, rohani dan bebas NAPZA, sehingga membutuhkan waktu lebih dan tidak cukup hanya sehari saja.

Dua Pemuda di Pasuruan Nekat Curi Burung Love Bird Seharga Rp 40 Juta untuk Foya-foya

“Setelah kami pertimbangkan, plus kami konfirmasi ke beberapa rumah sakit dan ternyata membenarkan, maka kita perpanjang waktu pengumpulan berkas kelengkapan CPNS ini,” kata Nurhayati di sela-sela kesibukannya, Selasa (08/01/2019).

Nurhayati menghimbau kepada CPNS Pemkab Pasuruan tahun 2018 untuk melengkapi seluruh berkas kelengkapan, mulai dari ijasah SD sampai dengan pendidikan terakhir plus transkrip nilai, sertifikat pendidikan bagi guru atau surat tanda registrasi (STR) bagi tenaga medis, daftar riwayat hidup, surat pernyataan hingga pas foto.

“Berhubung perpanjangan waktunya cukup, maka sudah pasti kami iimbau jangan sampai ada yang kelupaan. Di cek satu per satu, termasuk legalisir yang biasanya kelupaan. Harus ditandatangani oleh pejabat yang saat ini tengah menjabat, itu penting sekali,” imbuhnya.

Sementara itu, saat ditanya jumlah CPNS yang diterima di lingkup Pemkab Pasuruan, Nur Hayati menjelaskan, total dari 535 formasi yang dibutuhkan, jumlah CPNS yang diterima sejumlah 480 orang.

Itu artinya masih ada 55 formasi yang kosong, dengan rincian 32 pendaftar dari formasi K2 dan 23 pendaftar dari formasi dokter spesialis.

“Sayang sekali sebenarnya. Karena masih ada 55 formasi yang kosong. Tapi kita hanya sebagai pelaksana saja, dan ini wajib kami sampaikan ke publik,” tutupnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved