Natal dan Tahun Baru

Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2019, PT KAI Daop 7 Madiun Melayani 538.262 Penumpang

Selama libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, mulai 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019, PT KAI Daop 7 Madiun telah melayani 538.262 penumpang.

Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2019, PT KAI Daop 7 Madiun Melayani 538.262 Penumpang
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Penumpang kereta api turun di Stasiun Madiun, Selasa (4/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Selama libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, mulai 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019, PT KAI Daop 7 Madiun telah melayani 538.262 penumpang.

"Rinciannya, sebanyak 267.468 penumpang yang turun, dan 270.794 penumpang berangkat dari 23 Stasiun wilayah Daop 7," kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, Selasa (8/1/2018) siang.

Ixfan menuturkan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah penumpang yang terlayani pada masa angkutan libur Natal 2018 dan Tahun 2019 mengalami kenaikan sekitar empat persen.

"Pada tahun lalu, jumlah penumpang naik dan turun di stasiun wilayah Daop 7 tercatat sebanyak 515.607 penumpang. Sehingga ada kenaikan sekitar empat persen," jelasnya.

Selama Januari hingga Juni 2019, PMK Surabaya Akan Gencar Beri Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran

Ixfan menambahkan, dari data jumlah tersebut, penumpang yang berangkat dari Stasiun Madiun merupakan yang terbanyak, tercatat ada 47.192 penumpang.

Sedangkan untuk penumpang turun, terbanyak juga berada di Stasiun Madiun sebanyak 47.304.

Adapun puncak kenaikan jumlah penumpang terjadi pada 23 Desember 2018, penumpang turun atau datang sejumlah 17.091.

Sedangkan untuk penumpang naik atau berangkat terjadi pada 26 Desember 2018 sebanyak 16.392.

Mulai Rabu Besok, Semua Tempat Karaoke di Kota Blitar Ditutup Sementara, Dievaluasi Selama Seminggu

Selain itu, perjalanan KA selama masa angkutan Natal 2018 dan Tahun 2019 juga berlangsung aman, lancar, dan terkendali, sesuai dengan rencana operasi yang telah ditetapkan.

Demikian juga, petugas di lapangan yang bertugas di berbagai posko telah bekerja dengan baik sehingga komitmen 'zero accident' dapat terwujud.

"Kami mengapresiasi pada semua pihak, TNI, Polri, rekan media, dan para pecinta KA yang telah membantu PT KAI dalam menyelenggarakan angkutan menjadi selamat, tertib, aman, lancar dan terkendali atau zero accident, selama pelaksanaan angkutan Nataru," ujarnya.

Kurangi Antrean di Loket, PT KAI Siapkan Sistem Pemesanan Tiket Lokal Online di Stasiun Kota Blitar

Ixfan menambahkan, ada beberapa catatan yang menjadi evaluasi selama masa angkutan kali ini, di antaranya pelemparan KA sebanyak satu kejadian, temperan di perlintasan sebanyak empat kejadian, dan satu kejadian
pengganjalan batu di rel.

Namun data tersebut lebih sedikit jika dibandingkan dengan gangguan pada tahun 2017/2018 sebanyak 8 kejadian.

Sehingga ada penurunan sekitar 25 persen.

"Penurunan angka tersebut bisa dikarenakan upaya tim Daop 7 Madiun dan pihak dinas perhubungan dalam melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada warga masyarakat untuk pemahaman mengenai UU 23 th 2007 tentang perkeretaapian, khususnya terkait keselamatan perjalanan KA. Ke depan harapan kami gangguan yang ada tidak terjadi lagi," imbuhnya. (rbp)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved