Komunitas Gerdhu-Coneco Surabaya Berharap Bisa Berkolaborasi dengan Pemerintah

Dengan kolaborasi dan pembentukan Komunitas Gerdhu-Coneco (GeCo), Zaenal Arifin berharap, pelaku startup dan digital kreatif ekonomi dapat naik.

Komunitas Gerdhu-Coneco Surabaya Berharap Bisa Berkolaborasi dengan Pemerintah
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Ketua Panitia Kegiatan ‘Oleh-oleh dari Luar Negeri’ dari komunitas Gerdhu-Coneco (GeCo), Zaenal Arifin saat memberi sambutan di komplek AJBS Surabaya, Kamis (10/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dengan kolaborasi Komunitas Gerdhu dengan co-working di komplek AJBS Surabaya dan membentuk Komunitas Gerdhu-Coneco (GeCo), salah satu anggota, Zaenal Arifin berharap, pelaku startup dan digital kreatif ekonomi dapat naik.

Sebelumnya, Komunitas Gerdhu-Coneco (GeCo) melakukan studi banding di empat negara yaitu Kanada, Amerika, Jepang, dan Korea Selatan.

Selama empat bulan belajar di Amerika Serikat, tepatnya di Kota Boston, Zaenal menilai situasi kota di sana mirip dengan Kota Surabaya, hanya saja ada sedikit perbedaan.

Usai Studi Banding ke Luar Negeri, Gerdhu-Coneco Sebut inilah Perbedaan Startup Amerika dan Surabaya

Bertajuk ‘Oleh-oleh dari Luar Negeri, Komunitas Gedhu-Coneco Surabaya Sharing Pengalaman Startup

“Di sana setiap elemen tahu persis kondisi startup di sana, bahkan mereka bersinergi dengan universitas, bahkan medianya,” terangnya, Kamis (10/1/2019).

Oleh sebab itu, dia mengupayakan di Surabaya juga berlaku demikian.

Zaenal berharap Komunitas Gerdhu-Coneco (GeCo) bisa berkolaborasi dengan pemerintah.

Komunitas Gerdhu-Coneco Surabaya Buka Komunitas yang Ingin Bergabung

Dua Member BTOB akan Susul Eunkwang Wamil, Sungjae Jadi Leader? Begini Jawaban Changsub

Pengusaha UMKM di Karesidenan Madiun dan Kediri Dapat Suntikan Modal dari PT INKA

“Kami berusaha terus-menerus karena semua butuh proses, maka ini yang ingin kami ceritakan kenapa kami butuh kolaborasi, karena di luar, ketika terjadi kolaborasi, ekonomi bergerak, membuka lapangan kerja, yang banyak itu terjadi,” tegasnya.

Zaenal lalu mencontohkan salah satu kota di Amerika.

“Seperti salah satu kota di Amerika, ada 64 ribu lapangan kerja baru di posisi startup di Boston, itu mirip dengan kota (Surabaya) kita,” tandasnya.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved