Begini Cara Kapolres Madiun Agar Dekat dengan Masyarakat

Suasana berbeda tampak di Masjid Jami' Terowongan, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jumat (11/1/2019) siang itu.

Begini Cara Kapolres Madiun Agar Dekat dengan Masyarakat
(Surya/Rahadian bagus)
Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono memberikan bingkisan kepada kaum dhuafa usai salat Jumat. 

 TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Suasana berbeda tampak di Masjid Jami' Terowongan, Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jumat (11/1/2019) siang itu.

Sejumlah mobil polisi tampak ramai diparkir di pinggir Jalan Raya Geger, tak jauh dari masjid.

Siang itu, Kapolres Madiun  AKBP Ruruh Wicaksono bersama sejumlah perwira dan Kapolsek jajaran Polres Madiun melakukan salat Jumat bersama warga Desa Uteran, Kecamatan Geger.

Kemudian, dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial pembagian sembako kepada para dhuafa.

"Kami hari ini menyelenggarakan kegiatan Safari Salat Jumat, dengan anggota Polres Madiun, juga kami ada Program Polres Madiun berbagi," kata Ruruh, saat ditemui usai acara kepada Tribunjatim.com.

AKBP Ruruh Wicaksono menuturkan, siang itu, ia mengundang 300 warga dhuafa dari 19 desa di Kecamatan Geger, untuk diberi paket bingkisan sembako. Rencananya, kegiatan serupa akan kembali digelar, setiap minggu sekali, pada hari Jumat dengan lokasi yang berbeda.

Kerap Jadi Juara, Kelinci Karap Milik Bocah 11 Tahun di Pamekasan Pernah Ditawar 10 Juta

Benarkah Pelaku Prostitusi Hanya Korban? Dosen Psikologi Unair : Dia Melakukannya dengan Sadar

Muncikari Prostitusi Artis Dapat Komisi 15%, Saat Tawarkan Vanessa Angel Komisinya Sampai Rp 12 Juta

"Ya, setiap Jumat nanti kami akan berkelliling, melakukan kegiatan semacam ini," kata pria yang rutin berpuasa Senin-Kamis ini kepada Tribunjatim.com.

AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan, Safari Salat Jumat dan Program Polres Madiun Berbagi, merupakan bentuk kepedulian sosial Polres Madiun. Selain itu, juga merupakan upaya Polisi untuk menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat setempat.

"Harapan kami, masyarakat akan semakin dekat dengan Polisi. Jadi Polisi tidak ditakuti, kalau ada apa-apa, lapor polisi," imbuhnya.

Seorang warga Desa Uteran, Kecamatan Geger, Sulastri (57), mengaku sangat senang. "Senang bisa kenal dengan bapak-bapak polisi, juga dapat sembako," kata AKBP Ruruh Wicaksono. (rbp/TribunJatim.com).

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved