Polres Malang Kota Tangkap 2 Pengguna Ganja Dalam Waktu Hampir Bersamaan, Kelompok Lainnya Diburu

Satreskoba Polres Malang Kota telah menangkap dua orang pengedar dan pengguna narkoba jenis ganja

Polres Malang Kota Tangkap 2 Pengguna Ganja Dalam Waktu Hampir Bersamaan, Kelompok Lainnya Diburu
Today Online
Ilustrasi penangkapan 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Satreskoba Malang Kota'>Polres Malang Kota telah menangkap dua orang pengedar dan pengguna narkoba jenis ganja.

Kedua pelaku tersebut bernama Erdin (19) warga Dusun Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dan Nur Kolik (31) warga Jalan Sembilang, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Kasatreskoba Malang Kota'>Polres Malang Kota, AKP Syamsul Hidayat menyampaikan bahwa keduanya merupakan sindikat yang sama dan ditangkap dalam waktu yang hampir bersamaan.

"Anggota kami telah menangkap dua orang yang kedapatan memiliki ganja di rumahnya masing-masing pada tanggal 4 Januari 2019 lalu," ucapnya, Sabtu (12/1/2019).

Pria Asal Gayungan Dicokok usai Pesta Miras, Tim Respatti Polrestabes Surabaya Temukan Ganja di Kos

Nur Kolik ditangkap di rumahnya pada pukul 15.30 WIB.

Sedangkan Erdin ditangkap satu jam setelahnya di tepi Jalan LA Sucipto, Blimbing, Kota Malang.

Menurut pengakuan pelaku, dikatakan AKP Syamsul, Erdin mendapatkan ganja tersebut dari Nur Kolik setelah sebelumnya melakukan transaksi.

"Dari tangan Erdin anggota kami menemukan satu slip ganja seberat 3,15 gram, sedangkan dari Nur Kolik seberat 18,05 gram," ungkapnya.

Hendak Pesta Ganja Bareng Cewek, Satpam Asal Keboansikep Sidoarjo ini Kepergok Polisi

Selain menemukan ganja sebagai barang bukti, anggota Satreskoba Malang Kota'>Polres Malang Kota juga menyita barang bukti berupa satu unit handphone Advan dan Samsung berserta sim card, uang Rp 200 ribu dan satu buah jaket kulit bewarna hitam.

AKP Syamsul menambahkan, pihaknya akan terus menyelidiki dari mana barang haram tersebut didapatkan oleh pelaku.

"Kami yakin masih ada oknum atau kelompok lain yang terlibat. Tentu kami akan terus telusuri kasus ini agar bisa menangkap pelaku-pelaku yang lain,” tegasnya.

Atas perbuatannya, Erdin dikenai Pasal 111 ayat (1) UU.RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sedangkan Nur Kolik dikenai pasal 114 ayat (1) tentang narkotika dengan hukuman 5 hingga 20 tahun penjara. (Rifky Edgar)

Pengakuan Kakek Pengedar Sabu dan Ganja di Surabaya, Beraksi Sejak November 2018, Tertangkap di Waru

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved