Jelang Pemilu 2019, Kapolres Gresik Kunjungi Ponpes dan Komunitas Pekerja untuk Jaga Kamtibmas

Menjelang Pemilu pada 17 April 2019, jajaran Polres Gresik terus roadshow ke tokoh-tokoh masyarakat dan pekerja kecil.

Jelang Pemilu 2019, Kapolres Gresik Kunjungi Ponpes dan Komunitas Pekerja untuk Jaga Kamtibmas
SURYA/SUGIYONO
Kapolres Gresik, AKBP Bayu S Bintoro saat di Ponpes Al Kaelani, Jalan Raden Santri, Kecamatan Gresik, Minggu (13/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Menjelang Pemilu pada 17 April 2019, jajaran Polres Gresik terus roadshow ke tokoh-tokoh masyarakat dan pekerja kecil.

Berbagai program Polres Gresik untuk menyapa masyarakat, di antaranya kegiatan generasi millennial dan polisi santri bersedekah menyapa tukang ojek di pangkalan ojek Makam Sunan Giri, dan tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Gresik.

Upaya lain dalam menjaga situasi Pemilu Serentak 2019 tetap aman dan kondusif adalah dengan menggandeng sejumlah tokoh agama di Gresik.

Pembelajaran Sejak Dini, Siswa SD di Gresik Belajar Lingkungan di Sekitar Sungai Brantas

Truk Tabrak Mobil Polisi di Mojokerto, Pemilik Armada Truk Siap Perbaiki Mobil Polisi yang Rusak

Kapolres Gresik, AKBP Wahyu S Buntoro mengunjungi Pondok Pesantren Al Kaelani, di Jalan Raden Santri, Kecamatan Gresik.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka silaturahmi ke sejumlah tokoh agama.

Pemangku Pondok Pesantren Al Kaelani, KH Sholeh Rosidin menyambut kedatangan AKBP Wahyu S Buntoro didampingi istrinya, Umi Lut Aily.

Targetkan 70 Ribu Ton, Petrokimia Gresik Mulai Gencar Menjual NPK Phonska Plus

Volume Kendaraan di Bundaran Satelit Surabaya Padat, Dishub Imbau Masyarakat Waspadai Jam-jam Ini

"Kunjungan ini untuk mempererat tali silaturahmi dengan tokoh agama. Salah satunya, sosialisasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Pileg dan Pilpres 2019 pada 17 April mendatang," kata AKBP Wahyu S Buntoro, Minggu (13/1/2019).

Sementara itu, ketika kegiatan makan bareng tukang becak dan TKBM di Pelabuhan Umum Gresik, AKBP Wahyu S Buntoro mengingatkan agar jangan mudah percaya dengan berita-berita provokatif yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Sebab, hal itu bisa memperkeruh pelaksanaan Pemilu Serentak 2019.

Anggota Hijabee Community Gresik Blusukan Ke Tempat Pembuangan Akhir untuk Bagikan Nasi Bungkus

AKBP Wahyu S Buntoro meminta masyarakat agar lebih cermat menanggapi berita-berita hoax.

"Harus bisa memilah informasi yang tersebar di dunia maya. Asal-usul informasinya harus jelas. Jangan mudah terpancing isu yang dapat memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa. Mari kita sama-sama menjaga keutuhan NKRI," kata AKBP Wahyu S Buntoro. (Surya/Sugiyono)

Penulis: Sugiyono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved