Tahun 2019, Aptiknas Jatim Optimistis Industri TI Bisa Tumbuh 20 Persen karena Didorong Smart City

Tren pengembangan sistem smart city oleh sejumlah pemerintah daerah kota/kabupaten di Jatim dinilai dapat mendongkrak bisnis teknologi informatika.

Tahun 2019, Aptiknas Jatim Optimistis Industri TI Bisa Tumbuh 20 Persen karena Didorong Smart City
istimewa
Ilustrasi teknologi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tren pengembangan sistem smart city oleh sejumlah pemerintah daerah kota/kabupaten di Jawa Timur dinilai dapat mendongkrak bisnis teknologi dan informatika (TI) di tahun 2019.

Ketua Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Aptiknas) Jatim, Okky Tri Hutomo mengatakan, pihaknya optimistis bisnis TI tahun ini dapat tumbuh setidaknya 15 persen sampai 20 persen.

"Selama ini memang pasar terbesar untuk produk hardware atau komputer hingga software adalah instansi pemerintah dan swasta," katanya, Selasa (15/12/2019).

Aptiknas Jatim: Industri Kreatif Dorong Tren Kebutuhan IT di Tahun 2019

Porsinya sekitar 60 persen-70 persen, sedangkan sisanya merupakan pasar ritel atau end user sekitar 30 persen-40 persen.

"Nah, karena besarnya segmen instansi ini, kami yakin, suka tidak suka, mereka akan memanfaatkan teknologi sebagai program kerja pemerintahan, karena teknologi ini masih sangat seksi menjadi trigger sebuah pembangunan," jelasnya.

Okky Tri Hutomo menyebut, daerah kabupaten di Jatim yang sangat berpotensi untuk digarap pengusaha TI, antara lain Kediri, Madiun, Ponorogo, Tuban dan Lamongan yang sedang menuju sistem e-government.

"Sedangkan Jember, Malang dan Banyuwangi sudah lebih dulu mengembangkan layanan-layanan IT-nya," tuturnya.

Penjual Mobil Bekas Sebut Kehadiran Xenia dan Toyota 2019 Tidak Berimbas pada Permintaan Model Lama

Sehingga, lanjutnya, bagi pengusaha TI, meski ada momen Pemilu tahun ini, justru membawa optimisme untuk meningkatkan penjualan terutama di segmen instansi pemerintahan.

"Seperti upaya menuju smart city dengan melakukan pengadaan perangkat komputer, hingga sistemnya seperti e-cataloge. Tentu ini akan berdampak pada bisnis TI," pungkasnya.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved