Mulai 2020, Naik Motor di Atas Rp 250 cc, Tidak Bisa Lagi Pakai SIM, Simak Pernyataan Korlantas

Pada 2020 Korlantas Polri akan menggolongkan SIM menjadi tiga, yaitu SIM C, C1 dan C2. SIM C hanya bisa dipakai pengendara motor maksimal 250 cc.

Mulai 2020, Naik Motor di Atas Rp 250 cc, Tidak Bisa Lagi Pakai SIM, Simak Pernyataan Korlantas
TRIBUNJATIM.COM/ADI SASONO
Ilustrasi SIM C. Pada 2020, Korlantas Polri akan mulai menggolongkan SIM C menjadi tiga golongan, SIM C, C1 dan C2 berdasarkan kapasitas mesin motor. 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Rencana Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggolongkan Surat Izin Mengemudi (SIM) C sejak 2016 hingga kini belum terlaksana.

Rencananya, SIM C akan dibagi menjadi tiga golongan, yaitu C, C1, dan C2 berdasarkan kapasitas mesin motor.

SIM C hanya akan diberikan kepada pengendara motor berkapasitas mesin maksimal 250 cc, sedangkan C1 khusus motor di atas 250 cc, serta C2 di atas 500 cc.

Kini Pemohon SIM C di Jember Tak Perlu ke Satlantas, Bisa Ujian di Kecamatan

VIDEO: Suasana Antrean di SIM Corner Tunjungan Plaza Surabaya Hari Ini

Namun, sampai 2019 ini rencana itu belum juga terealisasi. Penyebab utama, karena butuh dana besar untuk mempersiapkan infrastruktur di setiap Samsat di seluruh Indonesia.

Lantas, kapan aturan baru SIM C itu bisa diberlakukan? Menurut Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Refdi Andri, sedang dipersiapkan segala kebutuhan terkait hal itu.

"Penggolongan SIM itu sedang kita garap, dan lengkapi dulu sarana dan prasarananya. Target kita setidaknya bisa dimulai pada 2020," ujar Refdi ketika berbincang dengan Kompas.com di gedung NTMCPolri, Kamis (17/1/2019).

Jenderal bintang dua itu melanjutkan, tidak mudah menerapkan rencana itu apalagi Korlantas Polri serta instansi terkait lainnya masih memiliki keterbatasan dari berbagai sektor.

Oleh sebab itu sampai sekarang aturannya belum bisa dimulai. Warga mengendarai sepeda motor saat mengikuti latihan uji kompetensi surat izin mengemudi (SIM) di Medan, Sumatera Utara, Minggu (24/9).

Latihan yang digelar Polrestabes Medan tersebut untuk melihat dan menguji kemampuan warga mengendarai sepeda motor, sebelum mendapatkan SIM.

"Tetapi kami optimistis tahun depan sudah bisa diterapkan. Kami usahakan itu agar menjadi lebih baik lagi," ucap dia.
SIM itu sendiri, menurut Refdi merupakan bentuk kompetensi yang diberikan oleh polisi kepada masyarakat, serta menjadi syarat utama ketika mengendarai mobil atau motor.

"Di dalamnya banyak persyaratan seperti administrasi, kesehatan, keterampilan dan lain sebagainya, ketika SIM itu diberikan, maka itulah bukti kompetensinya," ujar Refdi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Penggolongan SIM C Bisa Dimulai Tahun Depan

Editor: Adi Sasono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved