Kasus Penemuan 2 Mayat Pria Terbakar di Pasuruan, 3 Orang Ditangkap, Diduga Dibunuh karena Dendam

Satreskrim Polres Pasuruan menangkap tiga orang yang diduga kuat terlibat atas kematian dua pria yang ditemukan tewas dalam kondisi terbakar, Minggu

Kasus Penemuan 2 Mayat Pria Terbakar di Pasuruan, 3 Orang Ditangkap, Diduga Dibunuh karena Dendam
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Lokasi penemuan dua mayat pria dalam kondisi terbakar di rumah warga bernama Nurul Huda, Desa Jati Gunting, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (20/1/2019) pagi. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan menangkap tiga orang yang diduga kuat terlibat atas kematian Sya'roni (60) warga Dusun Pejaten, Desa Pajaran, Kecamatan Rembang, dan Imam Sya'roni (70) warga Desa Selorentek, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.

Dua mayat pria terbakar di Pasuruan tersebut ditemukan di depan rumah warga bernama Nurul Huda di Desa Jati Gunting, Kecamatan Wonorejo, Minggu (20/1/2019) pagi.

Tiga orang yang diamankan polisi adalah M Dhofir (59) dan istrinya Nanik Purwanti (30) warga Dusun Sumber Gentong, Desa Jati Gunting, Kecamatan Wonorejo.

Satu tersangka lagi yang juga diamankan adalah Zainudin (30) warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Ketiganya diamankan setelah diduga kuat terlibat dalam pembunuhan terhadap Sya'roni dan Imam Sya'roni.

BREAKING NEWS: 2 Pria di Pasuruan Ditemukan Tewas Dalam Kondisi Terbakar, Tangan dan Kakinya Terikat

Dari ketiga tersangka, Korps Bhayangkara berhasil mengamankan barang bukti, di antaranya tiga sepeda motor masing-masing milik mereka dan satunya milik korban tewas.

Selain itu, ada pula tali tampar, ban sepeda, botol air mineral, pecahan botol beling dan tujuh handphone dari berbagai merek.

Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo menjelaskan, dalam pemeriksaan awal, terungkap bahwa ketiganya ini, khususnya Dhofir, dendam terhadap dua korbannya.

5 Fakta Terkini Pembunuhan Wanita Dalam Tong di Surabaya, Pengakuan Sakit Hati Pelaku dan Kronologi

Dendamnya ini berkaitan dengan masa lalunya.

Kuat dugaannya, motifnya adalah Dhofir kesal karena pernah disantet oleh kedua korban.

"Bagaimana detailnya kami masih kembangkan. Ini baru saja kami amankan para tersangkanya. Kami mohon waktu untuk bisa mencari tahu. Nanti kalau sudah ada hasil dari pemeriksaan akan kami sampaikan. Kalau perlu kami akan pers riliskan besok pagi," tutup mantan Kapolres Pasuruan Kota ini. (lih)

Detik-detik Pembunuhan Majikan Laundry yang Mayatnya Ditemukan dalam Tong di Romokalisari Surabaya

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved