Tidak Ada Tempat Pembangunan Sampah, Warga Kepatihan Gresik Buang Sampah Dekat Rel Kereta Api

Warga desa Kepatihan Kecamatan Menganti Gresikmemilih buang sampah dekat rel kereta api, karena tak punya bak pembuangan sampah akhir.

Tidak Ada Tempat Pembangunan Sampah, Warga Kepatihan Gresik Buang Sampah Dekat Rel Kereta Api
SURYA/SUGIYONO
SAMPAH - Warga Desa Kepatihan merapikan sampah yang dibuang sembarangan dekat rel kereta api, Senin (28/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Warga desa Kepatihan Kecamatan Menganti Gresik mengaku bingung untuk membuang sampah.

Mereka pun terpaksa membuang sampah dekat rel kereta api. Padahal, itu sangat membahayakan keselamatan masyarakat dan penumpang kereta api.

Selama ini, warga dusun Gintung desa Kepatihan Kecamatan Menganti tidak punya bak kontainer untuk tempat pembuangan sampah akhir. Banyak dari mereka membuang sampah sembarangan di sekitar rumah.

"Ada juga warga yang membuang sampah di lahan kosong dekat rel kereta api," kata Khoirul, warga Desa Kepatihan Kecamatan Menganti, Senin (28/1/2019).

(Persebaya Bakal Datangkan 2 Pemain Asing Baru, Candra Wahyudi: Kita Sudah Komunikasikan)

(Dinas Pendidikan Kota Malang Anjurkan Sekolah Beri Gaji Guru Tidak Tetap Minimal UMR Jatim)

Setelah membuang sampah dekat rel kereta api, warga juga membakarnya agar sampah tidak menumpuk.

Padahal warga juga tahu itu sangat berbahaya sebab api bisa menyambar di gerbong kereta api.

"Warga bingngung tidak ada tempat penampungan untuk pembuangan sampah," katanya.

Warga juga resah karena pemerintah desa tidak menyediakan lahan untuk pembuangan sampah sementara (TPS) sehingga warga membuang sampah sembarang.

"Kita sudah menyampaikan beberapa kali dalam rapat desa, tapi kepala desa hanya janji-janji saja," katanya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Mokh Najikh mengatakan bahwa, untuk pengajuan pembuangan ke Tempat pembuangan akhir (TPA) pihak desa harus mengajukan ke DLH.

"Tapi harus ada TPS nya dulu. Baru kita survei untuk lokasi TPS nya. Baru dijadwalkan untuk pengangkutan sampahnya," kata Najikh. 

Reporter: Surya/Moch Sugiyono

(Traffic Report: Ditutupi Awan Mendung, Jalan A Yani Ramai Lancar)

(Selain Venue, Ini Alasan Laga Persinga Ngawi Vs Persebaya Surabaya Kembali Mundur)

Penulis: Sugiyono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved