Selama Januari 2019, RSU Dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto Menampung 172 Pasien Demam Berdarah

RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto dibanjiri pasien demam berdarah dengue (DBD).

Selama Januari 2019, RSU Dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto Menampung 172 Pasien Demam Berdarah
ISTIMEWA
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto dibanjiri pasien demam berdarah dengue (DBD).

Sejak awal Januari 2019, terhitung 172 pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit yang terletak di wilayah Surodinawan ini.

Direktur RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Sugeng Mulyadi mengatakan, peningkatan pasien demam berdarah terjadi sejak Desember. Tiap harinya, rumah sakit menerima 2 sampai 4 pasien. Pasien demam berdarah didominasi anak-anak.

CARA MUDAH - Mengenal Manfaat Lain Baking Soda, Bisa untuk Memasak hingga Bersihkan Rumah

"Puncaknya awal Januari lalu. Namun, berjalannya waktu tren penyakit demam berdarah menurun," katanya Kamis (31/1).

Sugeng melanjutkan, ratusan pasien demam berdarah berhasil ditangani pihaknya. Sehingga, sejumlah pasien telah diperbolehkan untuk pulang.

"Hari ini ada 4 pasien demam berdarah dari Kota Mojokerto, 7 dari Kabupaten Mojokerto dan 5 pasien dari Jombang," paparnya.

Pihaknya telah mempersiapkan segala hal untuk mengantipasi kelonjakan pasien demam berdarah. Persiapan itu mulai dari, SDM, obat-obatan, dan tempat tidur.

TIPS CANTIK - Hilangkan Komedo dengan Bahan Alami Putih Telur dan Teh Hijau

"Sebenarnya tidak ada persiapan, karena kami sudah siap menangani pasien demam berdarah," terangnya.

Lebih lanjut dia menyebutkan, pihaknya menyiagakan 3 dokter penyakit anak, 4 dokter anak serta 245 Perawat. Untuk obat-obatan, pihaknya juga selalu menyediakan stok lebih sebesar 20% agar tak kekurangan.

"Untuk tempat tidur kami mempersiapkan sebanyak 208 unit. Kami juga mempunyai gerakan manajemen bed. Tempat tidur kami mobilisasikan. Misalnya, apabila kasur icu kita tidak terpakai kami turunkan atau gunakan untuk pasien demam berdarah. Kami juga titipkan pasien dbd di ruangan perawatan lain atau lorong rumah sakit jika penuh. Sehingga seluruh pasien demam berdarah dapat tertampung," terangnya

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved