Pembeli Bisnis Susu Jemursari Masih Banyak, Pedagang Mengaku Untung Rp 500 Ribu Tiap Hari

Puput ialah pedagang susu sapi perah yang berdagang di kawasan Jalan Raya Jemursari.

Pembeli Bisnis Susu Jemursari Masih Banyak, Pedagang Mengaku Untung Rp 500 Ribu Tiap Hari
TRIBUNJATIM.COM/ANUGRAH FITRA NURANI
Kios sederhana susu sapi murni milik Puput yang masih eksis sejak tahun 90an di Jalan Jemursari Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anugrah Fitra Nurani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di bawah hujan rintik-rintik Kota Surabaya, Jumat (1/2/2019), Tribunjatim.com berbincang dengan Puput.

Puput ialah pedagang susu sapi perah yang berdagang di kawasan Jalan Raya Jemursari.

Dia berjualan susu sapi murni sejak peternakan sapi perah di Jemursari masih eksis di tahun 90an.

Dia masih berjualan hingga kini tahun di 2019, di mana lahan peternakan sapi perah itu mulai dibangun proyek apartemen.

Bisnis Susu Jemursari Saat Ini, Peternakan Sapi Perah Sedikit, Penjual Ambil dari Peternak di Pacet

Mengintip Bisnis Susu Sapi Perah di Jemursari Pasca Peternakan Sapi Tergantikan Proyek Apartemen

Meski popularitas Jemursari Surabaya sebagai produsen susu sapi perah tak seeksis dulu, nyatanya bisnis susu sapi Jemursari dan angka pembeli susu murni di kawasan ini tak mengalami penurunan besar.

"Saya rata-rata kulak 100 sampai 150 liter tiap hari. dan biasanya tiap hari habis," ucap Puput.

Dia menyebutkan sejumlah langganan, mulai dari penjual STMJ, pengusaha kafe, pengusaha roti, hingga pihak perorangan yang rela pesan puluhan liter untuk dikonsumsi sendiri.

"Ada orang dari (Jalan) Arjuno, kalau jam 5 pagi telepon, 'Bu Puput pesen ya', saya siapkan 20 liter. biasanya pesen 2 hari sekali, ya orangnya ambil ke sini (jalan Jemursari)," ucap Puput.

INFO SEHAT - Bau Mulut Bisa Mendeteksi Munculnya 10 Penyakit ini: Diabetes hingga Gagal Ginjal

INFO SEHAT - Kurma Punya 14 Manfaat Kesehatan Bagi Tubuh, Cegah Penyakit Jantung hingga Sembelit

Para langganan ini belum termasuk para pengguna jalan yang meminggirkan kendaraannya ke kios kecil Puput.

Sekitar 25 menit TribunJatim.com berbincang bersama Puput, empat pembeli mampir ke kios sederhana Puput.

Para pembeli pun dari berbagai kalangan, ada yang membawa motor bak, pemuda-pemudi yang kendarai motor bebek, hingga pengguna mobil ikut minggir membeli susu sapi hangat yang dijual Puput.

TIPS CANTIK - Terganggu oleh Kantung Mata dan Mata Panda? Cukup Hilangkan Pakai Sendok!

TIPS CANTIK - Wajah Glowing seperti Artis Korea dengan Masker Buah Pepaya

TIPS CANTIK - Tips Memilih Krim Pemutih yang Aman untuk Wajah Putih Berseri

"100-150 liter sehari biasanya habis. Mungkin satu atau dua hari libur. Tapi Alhamdulillah cukupi kebutuhan," ucap Puput bersyukur.

Puput pun mengaku bisa memperoleh untung Rp 500 ribu setiap harinya untuk memenuhi kebutuhannya beserta 3 anaknya.

Penulis: Anugrah Fitra Nurani
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved