Kabupaten Malang Tingkatkan Kualitas Perikanan dan Pariwisata Melalui Tempat Pelelangan Ikan

Dinas Perikanan Kabupaten Malang bakal meningkatkan potensi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) melaui pengajuan bantuan peningkatan TPI.

Kabupaten Malang Tingkatkan Kualitas Perikanan dan Pariwisata Melalui Tempat Pelelangan Ikan
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Jajaran Dinas Perikanan serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wedi Awu Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Malang, Kamis (7/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Perikanan Kabupaten Malang bakal meningkatkan potensi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) melaui pengajuan bantuan peningkatan TPI.

Rencananya, program tersebut bakal dibangun di enam lokasi di Kabupaten Malang tahun ini, yakni di Tirtoyudo, Sendang Biru, dan beberapa lokasi lain di pesisir pantai Malang Selatan.

Program tersebut ditujukan untuk menekan angka kemiskinan di Kabupaten Malang.

Pinjam Motor Teman dan Hilang Beberapa Hari, Pria Pagelaran Malang Babak Belur Dihajar Massa

Arema FC Vs Timnas U-22, Singo Edan Targetkan Kemenangan di Hadapan Publik Sendiri

"Sudah kami usulkan 6 TPI kepada Pak Sanusi (Plt Bupati Malang) dan sudah di disposisi kepada Bappeda. Harapannya bisa direalisasikan. Karena, keberadaan TPI penting. Demi meningkatkan kualitas ikan dengan harga jual yang baik," ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Endang Retnowati, Kamis (7/2/2019).

Endang Retnowati menuturkan, terdapat beberapa syarat yang wajib dilengkapi oleh nelayan agar dapat memuluskan rencana program tersebut.

"Pastinya berkaitan dengan data valid seperti berapa jumlah nelayan. Kemudian data hasil tangkapan, baik saat musim maupun tidak musim. Lalu sertifkasi terhadap lahan yang akan digunakan sebagai TPI," beber Endang Retnowati.

Meski Mengalami Penurunan Donor Darah, PMI Kota Malang Jamin Stok Darah selama Sebulan Aman

Mulai Musim ini, Pemain Arema FC Diwajibkan Bernyanyi dan Melingkar di Tengah Lapangan usai Laga

Dengan adanya TPI yang berkualitas tersebut akan dapat memproduksi olahan pangan hasil laut yang baik, sehingga bisa memberi dampak yang baik pula bagi pariwisata.

“Wisatawan yang datang bisa membawa pulang oleh-oleh berupa olahan hasil laut dari warga setempat. Contohnya rumah apung yang ada di Pantai Bolu-bolu. Itu bagus karena bisa jadi konsep wisata baru. Karena ada keramba ikannya," tutupnya.

Arema FC Vs Timnas U-22, Turunkan Pemain yang Jarang Dimainkan, Singo Edan Siapkan Taktik Berbeda

Maverick Vinales Enggan Remehkan Honda Meski Dua Pebalapnya Dibekap Cedera

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara menyambut positif wacana pengembangan pada sisi perikanan.

“Selain berlibur, biasanya wisatawan ingin hidangan khas pantai. Peluang ini yang harus kami ambil agar masyarakat juga ikut merasakan dampak dari keberadaan pariwisata,” terang Made Arya Wedanthara.

Yuk Follow Instagram TribunJatim.com:

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved