Rumah Politik Jatim

Fandi Utomo: Kebebasan Pers Pilar Penting Demokrasi

Hari Pers Nasional (HPN) 2019, Caleg DPR RI asal PKB untuk Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo dengan nomor urut 3 Ir Fandi Utomo menegaskan pentingnya p

Fandi Utomo: Kebebasan Pers Pilar Penting Demokrasi
(Surya/Fatimatuz zahroh)
Caleg DPR RI asal PKB untuk Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo dengan nomor urut 3 Ir Fandi Utomo bersama Ketua Bawaslu RI Abhan, di puncak acara perayaan Hari Pers Nasional, Sabtu (9/2/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dalam perayaan puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2019, Caleg DPR RI asal PKB untuk Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo dengan nomor urut 3 Ir Fandi Utomo menegaskan pentingnya peran pers di era demokrasi.

"Melalui insan pers ini keberlanjutan demokrasi bisa terus dijaga. Mereka adalah penjaga fungsi kontrol sosial melalui kritik-kritik konstruktif mereka," kata Fandi Utomo seusai mengikuti perayaan puncak HPN 2019 Jawa Timur bersama Presiden Joko Widodo, Sabtu (9/2/2019).

Pria yang pernah menjadi Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini berpesan agar seluruh insan pers tetap senantiasa kuat dan berpegang teguh pada kaidah jurnalistik mereka.

"Kalau pers lemah, maka demokrasi bisa terancam. Terlebih lagi ini tahun politik. Sehingga kebebasan pers adalah pilar yang penting untuk demokrasi kita," tegas Fandi Utomo.

Pendapat Fandi Utomo itu turut disetujui Ketua Bawaslu RI Abhan. Menurutnya hoaks yang beredar marak di masa kampanye ini bisa ditangkal dengan kekuatan dari para insan pers.

Heboh, Pria ini Tembus Pengawalan Paspampres Untuk Berikan VCD dan Foto Bareng Presiden Jokowi

Viral Video Mengharukan Bocah Digendong Jokowi, Komentar Angel Karamoy Banjir Doa Warganet

Fandi Utomo Minta Pemilih Utamakan Rasionalitas dalam Memilih

"Karena itu tadi, media konvensional masih dipercaya 60 persen masyarakat Indonesia. Jadi pers adalah salah satu cara untuk menangkal hoaks," ujar Abhan, ditemui pada kesempatan yang sama.

Caranya yaiti hoaks yang ada dilawan dengan berita serta kondisi sesungguhnya melalui hasil karya jurnalistik yang dilakukan oleh insan pers.

"Jadi tak ada ruang lagi bagi hoax," pungkasnya. (Fatimatuz zahroh/TribunJatim.com).

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved