TPA Hampir Penuh, DLH Kota Blitar Akan Bangun Sumur Pengolahan Sampah Lagi, Sedang Tahap Pendekatan

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar berencana melebarkan tempat pembuangan akhir (TPA).

TPA Hampir Penuh, DLH Kota Blitar Akan Bangun Sumur Pengolahan Sampah Lagi, Sedang Tahap Pendekatan
SURYA/AHMAD FAISOL
Ilustrasi TPA 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar berencana melebarkan tempat pembuangan akhir (TPA).

Sebab, kondisi TPA yang sekarang ini sudah hampir penuh untuk menampung sampah di Kota Blitar.

Kepala DLH Kota Blitar, Pande Ketut Suryadi mengatakan saat ini masih melakukan pendekatan ke warga di sekitar TPA.

Pendekatan ini untuk mempermudah proses pembebasan lahan milik warga yang akan digunakan untuk pelebaran TPA.

Ratusan Orang Serbu Pentas Lumba-lumba di PIPP Blitar, Digelar 40 Hari, Ada Pentas Beruang Madu

"Kami masih melakukan pendekatan ke warga untuk proses pembebasan lahan yang akan dipakai pelebaran TPA," kata Pande Ketut Suryadi, Minggu (10/2/2019).

Dikatakannya, sistem pengolahan sampah di TPA sudah menggunakan sistem sanitary landfill.

Tapi jumlah sumur untuk pengolahan sampah di TPA masih ada dua sumur. Satu sumur kondisinya sudah penuh. Sedangkan satu sumur lagi sudah terisi separuh.

Rencana pelebaran ini untuk membangun satu sumur pengolahan sampah lagi di TPA. Menurut Pande Ketut Suryadi, pembangunan satu sumur pengolahan sampah harus segera dilakukan sebelum sumur lainnya penuh.

Raditya Dika dan Kisah Wanita Melahirkan di Kamar Jenazah RS di Blitar yang Dibantu Makhluk Gaib

"Idealnya memang harus ada tiga sumur pengolahan sampah di TPA. Kami masih punya dua sumur," ujar Pande Ketut Suryadi.

Sumur pengolahan sampah TPA juga dimanfaatkan untuk pengolahan gas metan. Gas metan itu disalurkan ke masyarakat untuk kebutuhan bahan bakar.

Dengan adanya sumur baru, nantinya penyaluran gas metan bisa lebih luas lagi. Saat ini baru ada 68 KK di sekitar TPA yang sudah memanfaatkan gas metan dari pengolahan sampah.

"Saat ini, kondisi gas metan yang ada di satu sumur sudah berkurang banyak. Jika tidak segera disiapkan sumur baru maka gas metan bisa habis," katanya.

Frustasi Ekonomi Rumah Tangga, Pria Bertato dari Blitar Ini Pilih Gantung Diri di Lantai Dua Rumah

Pande menjelaskan total volume sampah di Kota Blitar mencapai 74 ton per hari. Dari total itu, yang dibuang ke TPA hanya sekitar 42 ton. Sampah yang dibuang ke TPA sebelumnya sudah melalui proses pemilahan di tempat pembuangan sementara (TPS).

"Kami juga banyak membangun TPS di kelurahan salah satunya untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA," kata Pande Ketut Suryadi.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved