Arsip Sejarah Pendiri NU di Gresik Terancam Rusak, Diduplikasi Dengan Scan Jadi Soft File

Arsip Sejarah Pendiri NU di Gresik Terancam Rusak, Diduplikasi Dengan Scan Jadi Soft File.

Arsip Sejarah Pendiri NU di Gresik Terancam Rusak, Diduplikasi Dengan Scan Jadi Soft File
SURYA/WILLY ABRAHAM
H Chisni saat menerima kunjungan anggota Komisi V DPR RI, Jazilul Fawaid di kediamannya di Gresik, Selasa (12/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Arsip sejarah pendiri NU di rumah milik alm KH Umar Burhan Kabupaten Gresik akan diduplikat.

Hal itu dilakukan untuk menyelamatkan arsip agar tidak rusak.

Mendukung proses publikasi agar dokumen penting ormas islam terbesar di Indonesia itu dapat mudah diakses ke depannya.

Selama ini arsip sejarah NU berada di Jalan Nyai Ageng Arem nomor 35, Kecamatan Gresik Kota, Kabupaten Gresik dan tidak pernah sedikitpun beranjak keluar.

Arungi Musim 2019, Persegres Gresik Gandeng Apparel dari Tuban, Jersey Warna Kuning-Biru

Resmi, Persegres Gresik United Tunjuk Khusaeri sebagai Pelatih Baru

Dokumen-dokumen bersejarah pada masa-masa awal berdirinya NU, terutama terkait surat atau tulisan-tulisan tangan dan kumpulan pidato yang disampaikan oleh Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari lengkap dan tersimpan rapi di dalam dua lemari kaca yang cukup besar.

Sejumlah kitab-kitab kuning abad pertengahan yang menjadi rujukan para ulama NU zaman dulu, serta surat kabar dan majalah yang diterbitkan oleh NU sebelum tahun 1960-an baik yang berbahasa Indonesia, Arab maupun Arab-Pegon masih dapat tersimpan.

Kasus Siswa Aniaya Guru di Gresik, Komisi IV: Harus ada Hukuman yang Mendidik untuk Siswa

Biasanya, banyak kalangan mahasiswa dari perguruan tinggi di Jatim mengunjungi rumah milik H. Chisni untuk menambah data sejarah NU dalam mengerjakan tugas akhir.

Mereka tak serta merta langsung menuju kediaman mantan ajudan Hadratus Syekh KH Hasyim Asyari itu, sebelumnya mereka harus izin terlebih dahulu kepada PBNU atau PWNU.

Anggota Komisi V DPR RI, Jazilul Fawaid menjadi inisiator agar dokumen asli sejarah NU dapat diduplikat sehingga dapat dinikmati publik.

Sehingga NU manapun bisa melihat sejarah NU dari manuskrip aslinya yang ada di sini.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved