Inilah Rencana-rencana Pakde Karwo Usai Lengser Dari Gubenur Jatim

Setelah memimpin Jatim selama 10 tahun, Gubernur Jatim, Soekarwo akan mengakhiri masa jabatannya pada hari Selasa (12/2/2019).

Inilah Rencana-rencana Pakde Karwo Usai Lengser Dari Gubenur Jatim
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Ari Lasso (tengah) saat berfoto bersama Pakde Karwo, Nina Soekarwo, Khofifah Indar Parawansa, Emil Elestianto Dardak dan Arumi Bachsin di acara Mohon Diri Purna Tugas Pamitan Pakde Karwo-Gus Ipul di Grahadi, Senin (11/2/2019) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Setelah memimpin Jatim selama 10 tahun, Gubernur Jatim, Soekarwo akan mengakhiri masa jabatannya pada hari Selasa (12/2/2019).

Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo pun membocorkan rencana kegiatannya pasca lengser dari jabatannya sebagai Gubernur Jatim tersebut.

"Saya cerita apa adanya ya, saya mau nulis buku baru berdasarkan pengalaman saya mempelajari UMKM," kata Pakde Karwo, Senin (11/2/2019) malam.

Pakde Karwo menjelaskan selama menggeluti dunia UMKM di Jatim ada satu teori yang menurut Pakde Karwo harus diganti untuk semakin meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Jatim.

"Saat selesai produksi susah dijual itu dalam khasanah marketing nya kan kurang bagus, tapi setelah saya cek ke lapangan, saya menemukan yang menarik bahwa produsen kita itu tidak pernah membuat sesuai permintaan pasar," lanjut Pakde Karwo kepada Tribunjatim.com.

Suasana Meriah Sambut Keberangkatan Ahmad Dhani Dari Rutan Medaeng ke PN Surabaya

Gus Ipul Pamitan ke Harian Surya, Kampanye Kopi Tanpa Gula hingga Kenalkan Fatma Foundation

Khofifah-Emil Sudah Tutorial ke Pakde Karwo, Sebut Kini Sudah Soft Landing

Padahal selama ini di Jatim harga produk hasil UMKM tersebut relatif lebih murah dibandingkan dengan daerah yang lain.

Namun tidak terjual karena tidak sesuai permintaan pasar.

"Jadi yang lebih penting adalah permintaan pasar bukan cara memasarkan barang," tambahnya kepada Tribunjatim.com.

Selain menulis buku Pakde Karwo juga mengungkapkan dirinya diminta mengajar di salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya.

"Saya juga mau ngajar, Warek I salah satu Perguruan tinggi negeri disini minta saya untuk ngajar. Ekonomi Makro. saya belum berani menyebutkan (perguruan tingginya) karena SK-nya (Surat Keputusan) belum keluar," tambah pria asal Madiun ini.

Selain mengajar di perguruan tinggi negeri, Pakde Karwo mengatakan bahwa dirinya juga diminta Mendagri untuk mengisi Studium General di STPDN.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved