Selama 2018 Kantor Imigrasi Surabaya Amankan 62 WNA Langgar Keimigrasian, 5 Orang Kena Pro Justitia

Selama 2018 Kantor Imigrasi Surabaya Amankan 62 WNA Langgar Keimigrasian, 5 Orang Kena Pro Justitia.

Selama 2018 Kantor Imigrasi Surabaya Amankan 62 WNA Langgar Keimigrasian, 5 Orang Kena Pro Justitia
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Kanim kelas I Khusus Surabaya menggelar Rapat Penguatan Tim Pora Kota Surabaya. Rapat tersebut guna menguatkan tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) di JW Marriot, Selasa, (12/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kanim kelas I Khusus Surabaya menggelar Rapat Penguatan Tim Pora Kota Surabaya.

Rapat tersebut guna menguatkan tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora).

Kegiatan tersebut dihadiri Kadiv Keimigrasian Zakaria itu diselenggarakan di Ballroom JW Marriot Hotel, Selasa, (12/2/2019).

Dia didampingi Kepala Kanim Surabaya Barlian.

Perketat Pengawasan Orang Asing, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya Bentuk 62 Timpora

Disebut Menyulitkan Mantan TKI untuk Perpanjang Paspor, Kantor Imigrasi Kelas I Malang Angkat Bicara

Peserta rapat adalah anggota Tim Pora se Kota Surabaya dari unsur unsur Imigrasi, Kecamatan, Koramil, Polsek dan Kesbangpol.

Kadiv Keimigrasian dalam sambutannya mengatakan keberadaan dan kegiatan orang asing harus memberikan manfaat secara luas bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Serta tidak membahayakan keamanan dan ketertiban umum.

Zakaria berharap dengan adanya sinergi dan kolaborasi Kanim Surabaya dengan instansi terkait bisa mengoptimalkan fungsi pemantauan, pengawasan bahkan penindakan orang/lembaga asing.

Disebut Menyulitkan Mantan TKI untuk Perpanjang Paspor, Kantor Imigrasi Kelas I Malang Angkat Bicara

“Penguatan Tim Pora diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi berbagai instansi pemerintah yang terkait dalam hal pengawasan orang asing,” harapnya

Sebelumnya, Barlian menyampaikan bahwa, regulasi bebas visa bagi 169 negara yang diterapkan Pemerintah Pusat harus diimbangi dengan kewaspadaan petugas.

Mulai dari pusat hingga wilayah terendah di kecamatan dan kelurahan.

“Kerja nyata yang terkoordinasi antar instansi diharapkan dapat menangkal ekses negatif dalam penanganan orang asing,” ungkap mantan Kadivim Gorontalo ini.

Barlian melanjutkan, di Tahun 2018, Kanim Surabaya bersama Tim Pora telah mengamankan 62 WNA yang terbukti melakukan pelanggaran keimigrasian.

Dari 62 WNA tersebut telah dilakukan tindakan keimigrasian.

“Yakni 5 tindakan pro justitia dan sisanya dilakukan tindakan administratif keimigrasian,” tandasnya.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved