Sepasang Kekasih Nekat Bobol Konter HP di Pasuruan, Kasusnya Terungkap Karena Hal Sepele

Pembobol konter HP yakni, Yuhce WP (22) warga Wonosari, dan kekasihnya Puput H (19) warga Blarang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Sepasang Kekasih Nekat Bobol Konter HP di Pasuruan, Kasusnya Terungkap Karena Hal Sepele
(Surya/Galih Lintartika)
Yuhce Wari Putra (22) warga Dusun Putuk, Desa Wonosari, dan kekasihnya Puput Hidayatul Fitroh (19) warga Desa Blarang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan diamankan di Polsek Nongkojajar. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Sepasang kekasih akhirnya dijebloskan bui karena terbukti membobol konter handphone (hp) milik Timbul Hariyadi (50) warga Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Pembobol konter HP yakni, Yuhce WP (22) warga Wonosari, dan kekasihnya Puput H (19) warga Blarang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Keduanya ditangkap di rumahnya masing - masing, Selasa (12/2/2019) pagi. Dari tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya handphone, kaos, dua memori micro SD, power bank, flash disk, dan beberapa barang lainnya.

Pencurian ini terjadi Jumat (8/2/2019) lalu. Saat itu, kedua tersangka berhasil banyak menggarong barang - barang di dalam konter.

Mulai dari flash disk, memori micro SD, beberapa kartu dari beberapa provider, dan lainnya. Keduanya menggarong banyak di toko milik korban.

Aksi keduanya terbongkar setelah keduanya membeli bensin dua liter di sebuah pom bensin mini. Mereka tidak menggunakan uang untuk membayarnya. Tapi, menggunakan flash disk curiannya untuk membayar dua liter bensin itu.

Soal Dugaan Guru Lakukan Pencabulan, Pengakuan Walimurid SDN Kauman Malang Bertambah

Guru Matematika di Lamongan ini Diduga Lakukan Pencabulan Terjadap Beberapa Siswa Pria

VIDEO: Rekonstruksi Pembunuhan Bos Laundry, Satreskrim Polrestabes Surabaya: Ada 41 Adegan

Selanjutnya, pemilik bensin pun melaporkan ciri - ciri kedua tersangka itu. Sebelumnya, pihak Polsek memang sudah woro - woro ke semua masyarakat barangkali ada yang mendadak mendapatkan barang yang ada di konter milik korban. Apapun itu harus dilaporkan.

Woro - woro itu disampaikan setelah korban membuat laporan resmi di Polsek Nongkojajar. Laporan itu dikembangkan, hingga akhirnya pihaknya berhasil menangkap kedua tersangka tersebut.

Kapolsek Nongkojajar AKP Akhmad Shukiyanto menjelaskan, kasus ini terungkap setelah tersangka membayar dua liter bensin dengan flash disk curian.

Dari situ, keduanya ditangkap. Dalam hasil pemeriksaan, kata Kapolsek, motif keduanya karena ingin mendapatkan uang untuk biaya makan sehari - hari. Hasil penjualan barang curian dibagi bersama.

"Sama - sama butuh uang pengakuannya," kata mantan Kanit Lantas Polsek Pandaan kepada Tribunjatim.com.

Ia pun menjelaskan, berdasarkan pengakuan tersangka Yuhce, keduanya mau menikah. Maka dari itu, mereka sedang melakukan persiapannya. Dalam kasus ini, kedua tersangka ini memiliki peran masing - masing.

Yuhce bertugas sebagai eksekutor. Dia bagian masuk ke dalam konter Hp. Dan menggondol semua barang di dalamnya. Sedangkan Puput bertugas sebagai penjaga motor dan kawasan sekitar.

"Dari dalam pemeriksaan , kedua ini sempat mencuri kotak amal masjid, dan konter HP lainnya. Ini masih kembangkan ke depannya. kami akan dalami lagi, untuk mengungkap kasus - kasus ini," pungkasnya kepada Tribunjatim.com. (lih/TribunJatim.com).

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved