Ungkap Pencurian Sapi, Polres Lumajang Libatkan Anjing Pelacak

Pencurian sapi masih saja terjadi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Seperti yang terjadi pada sapi milik Matasan, warga Desa Kalibendo Kecamatan Pasi

Ungkap Pencurian Sapi, Polres Lumajang Libatkan Anjing Pelacak
sri wahyunik/surya
Polres Lumajang Libatkan anjing pelacak ungkap pencurian sapi 

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pencurian sapi masih saja terjadi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Seperti yang terjadi pada sapi milik Matasan, warga Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian, Lumajang, Rabu (13/2/2019) dini hari.

Beruntung, sapi jenis limusin yang sempat hilang itu berhasil ditemukan. Pencarian seekor sapi itu melibatkan anjing pelacak binaan Polres Lumajang.

Sapi bernilai jutaan rupiah itu ditemukan di Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Lumajang

Pencarian sapi itu melibatkan anjing pelacak, bersama Satgas Keamanan Desa Kalibendo yang sudah terbentuk.

Para pencari dan anjing pelacak menyusuri jejak sapi. Berjarak 5 Kilometer dari kandang, pelacakan itu akhirnya menemukan seekor sapi tak bertuan berada di tengah kebun tebu di Desa Bago.

"Ada dua ekor anjing pelacak yang kami libatkan. Bersama dengan tim pencari berhasil menyusuri jejak sapi dan menemukan sapi tersebut," ujar Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban kepada Tribunjatim.com, Kamis (14/2/2019).

Selain menyusuri jejak sapi, anjing pelacak itu juga mengendus jejak pencurinya.

Ahmad Dhani : Saya Selalu Buat Surat Tiap Sidang

Pembunuh Pedagang Pasar Setono Betek Kota Kediri Terungkap

Kecelakaan Karambol di Jalur Pantura Tuban Melibatkan Tiga Kendaraan, Satu Orang Tewas Ditempat

Menurut Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Hasran, dari temuan itu, pihaknya bakal mengembangkan kasus pencurian sapi itu.

"Tim Cobra akan mengembangkan dan mengungkap dalang pencurian sapi ini karena sudah meresahkan masyarakat," tegas Hasran kepada Tribunjatim.com.

Sementara itu Kapolsek Pasirian AKP Zainul Arifin menambahkan, di Pasirian sudah terbentuk Satgas Keamanan Desa di 11 desa. Keberadaan Satgas Keamanan Desa itu bisa membantu menekan tindak kriminalitas, di antaranya pencurian sapi.

"Alhamdulillah, untuk wilayah pasirian 11 desa sudah terbentuk satgas keamanan desa. Total ada 330 anggota satgas keamanan desa di wilayah kecamatan Pasirian. dengan adanya satgas, kejadian pecurian sapi seperti ini cepat direspon. tentunya dengan respon yang cepat sapi dapat kami temukan kembali," tegas Zainul. (Sri Wahyunik/TribunJatim.com).

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved