Daop 7 Madiun Menjadi Tuan Rumah Kegiatan Jelajah Kebangsaan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bekerjasama dengan Gerakan Suluh Kebangsaan akan mengadakan Jelajah Kebangsaan dengan rute dari Merak ke Banyuwangi

Daop 7 Madiun Menjadi Tuan Rumah Kegiatan Jelajah Kebangsaan
Surya/Rahadian Bagus
Gelar pasukan lebaran 2017 di Kantor KAI Daop 7 Madiun (sumber :Humas Daop 7 / Supriyanto) 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - PT Kereta Api Indonesia (Persero) bekerjasama dengan Gerakan Suluh Kebangsaan akan mengadakan Jelajah Kebangsaan dengan rute dari Merak ke Banyuwangi, 18-22 Februari 2019.

Acara ini merupakan rangkaian dari Kegiatan Gerakan Suluh Kebangsaan yang bertujuan mengajak berbagai elemen masyarakat untuk membangun kesadaran berbangsa dan bernegara dalam rangka memperkokoh NKRI.

Kegiatan dikemas dalam format dialog antara para tokoh nasional yang hadir dengan para peserta yang berasal dari tokoh masyarakat, tokoh agama, seniman, budayawan, akademisi, dan lainnya.

Adapun tokoh nasional yang menjadi narasumber adalah Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2013, Prof. Dr. Moh Mahfud MD, Isteri pertama Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid, Ibu Hj. Shinta Nuriyah Wahid dan puteri sulungnya Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, Sri Sultan HB X, Prof. Buya Syafii Maarif, KH Mustofa Bisri, Budayawan dan Rohaniwan Romo Benny Susetyo.

Jelajah Kebangsaan dari Jombang-Banyuwangi akan diadakan di tiga stasiun yang dimulai dari Stasiun Jombang, Stasiun Surabaya Gubeng dan berakhir di Stasiun Banyuwangi. Para tokoh nasional yang hadir akan menggunakan kereta api khusus.

"Daop 7 Madiun mendapat kesempatan sebagai salah satu tempat yang akan disinggahi kegiatan tersebut, yaitu di Stasiun Jombang. Kegiatan Suluh Kebangsaan di Stasiun Jombang di jadwalkan akan diselenggarakan pada hari ketiga yaitu pada Rabu 20 Februari 2019," kata Manajer Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendri Wintoko kepada Tribunjatim.com, Jumat (15/1/2019).

Nikita Mirzani Dirumorkan Jalin Hubungan Spesial, Bahas Soal Ibunda Vicky Nitinegoro

Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Londo Mangrove Surabaya, Korban Pembunuhan?

Ngantor Perdana, Gubernur Khofifah Minta Ada Perangkat Konektivitas Antar Dinas, BNPB dan BPBD

Pada hari tersebut, kata Ixfan, akan diadakan kegiatan Dialog Kebangsaan Seri VII di Stasiun Jombang pukul 17.10 WIB hingga 20.00 WIB. Rencananya dalam Dialog Kebangsaan Seri VII di Stasiun Jombang tersebut akan diisi oleh narasumber utama yang merupakan tokoh nasional yaitu Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2013, Prof. Dr. Moh Mahfud MD, Putri sulung Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, dan Rohaniwan Romo Benny Susetyo.

Adapun narasumber tamu rencananya diisi Bupati Jombang Dra. Hj Mundjidah Wahab dan Dr. Siti Ruhaini Dzuhayatin, MA selaku Dosen Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga.

Pukul 18.00 WIB rombongan melanjutkan kegiatan ziarah ke makam Gus Dur. Kegiatan berakhir pada pukul 20.10 WIB, selanjutnya rombongan melanjutkan perjalanan dari Stasiun Jombang menuju Stasiun Surabaya.

Ixfan menyampaikan bahwa KAI khususnya Daop 7 madiun senantiasa mendukung kegiatan yang positif dalam rangka memupuk rasa berkebangsaan Indonesia, khususnya masyarakat di sekitar Stasiun Jombang dengan pendekatan yang ringan namun kreatif dan dapat diterima berbagai kalangan masyarakat.

Dia berharap, dengan diadakannya kegiatan ini oleh Gerakan Suluh Kebangsaan, dapat menguatkan dan menyebarluaskan semangat positif kebangsaan Indonesia melalui jalur kereta api khususnya di wilayah Daop 7 Madiun.

Sementara itu, berdasarkan rilis dari Humas Daop 7, Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Prof. Mahfud MD sangat mengapresiasi atas kerjasamanya, dukungannya dan kepedulian KAI terhadap keutuhan dan kokohnya NKRI.

Mahfud juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas kemajuan KAI yang luar biasa dalam memberikan layanan publik, transportasi massal untuk masyarakat.

Dia berharap kerjasama KAI dengan Gerakan Suluh Kebangsaan bisa berlanjut terus dalam kegiatan lain demi cita-cita bersama dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Selain Jelajah Kebangsaan, Gerakan Suluh Kebangsaan juga mempunyai berbagai kegiatan di berbagai provinsi antara lain sarasehan kebangsaan dengan tokoh, dialog kebangsaan dengan civitas akademika kampus, dialog lintas iman, dan silaturahmi ke para kiai. (rbp/TribunJatim.com).

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved