Buang Sampah Sembarangan di Sungai, Emil : Kita Pasang CCTV dan Kontainer

Dikatakan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Listianto Dardak, kelestarian daerah aliran sungai (DAS) tergantung antara perilaku manusia dengan sungai.

Buang Sampah Sembarangan di Sungai, Emil : Kita Pasang CCTV dan Kontainer
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Renville Antonio, anggota fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Timur yang juga mantan Sekretaris Tim Pemenangan Khofifah-Emil bersama Gubernur-Wakil Gubernur Jatim 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Kebersihan sungai kini telah menjadi perhatian pemerintah provinsi jatim.

Dikatakan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Listianto Dardak, kelestarian daerah aliran sungai (DAS) tergantung antara perilaku manusia dengan sungai.

Pemprov kini telah memantau betul bagaimana kondisi kebersihan sungai.

Belum lama ini, gubernur jatim, Ibu Khofifah Indar Parawansa secara langsung ikut membersihkan sungai Brantas.

Di situ banyak sekali ditemukan sampah, terutama sampah popok atau diapers.

"Banyak sekali sampahnya, diapers juga banyak," Ujar Emil saat berkunjung di Bakorwil Bojonegoro kepada Tribunjatim.com, Selasa (19/2/2019).

Untuk mengantisipasi atau meminimalisir pembuangan sampah, pihak pemprov juga sudah memasang CCTV dan kontainer di areal tertentu.

Tujuannya kalau CCTV untuk mengetahui siapa yang membuang, sedangkan kalau kontainer yaitu agar masyarakat bisa membuang sampah di tempatnya.

Syahrini Diduga Pesan Gaun Wedding Rancangan 2 Desainer Ternama, Kapan Tanggal Pernikahan?

Gubenur Khofifah Akan Tingkatkan RS Mohammad Noer Jadi RS Rujukan di Madura

Baim Wong Tiba-tiba Celetuk Mau Poligami, Paula Verhoeven: Im Sorry Goodbye

"CCTV di Brantas sudah, kontainer juga sudah, tujuannya agar sampah tidak dibuang langsung dari jembatan," Beber suami Arumi Bachsin tersebut kepada Tribunjatim.com.

Disinggung mengenai pemberlakuan hal tersebut di aliran sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, mantan Bupati Trenggalek itu belum bisa menjawab.

Dia akan melakukan pengecekan terlebih dulu untuk mengetahui bagaimana kondisi sungai terpanjang di Jawa tersebut.

"Akan kita cek dulu, nanti akan ada kordinasi juga dengan balai besar bengawan Solo," Pungkasnya.(nok/TribunJatim.com).

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved