Beri Peringatan 3 Kali Tak Digubris, Pemkab Madiun Segel Paksa 5 Toko Modern yang Tak Memiliki Izin

Pemkab Madiun melalui Satpol-PP, menyegel dua dari lima toko modern yang belum mengantongi Izin Usaha Toko Modern (IUTM).

Beri Peringatan 3 Kali Tak Digubris, Pemkab Madiun Segel Paksa 5 Toko Modern yang Tak Memiliki Izin
SURYA.CO.ID/RAHADIAN BAGUS
Petugas Satpol PP Pemkab Madiun menyegel toko modern di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan yang tak berizin dan melanggar perda. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pemkab Madiun melalui Petugas Satpol PP, menyegel dua dari lima toko modern yang belum mengantongi Izin Usaha Toko Modern (IUTM).

Dalam penyegelan itu, Petugas Satpol PP mengajak tim gabungan yang terdiri DPMPTSP, Dinas LH, Indagkop, muspika serta dari kepolisian dan TNI.

"Hari ini, agenda dua penyegelan toko modern, besok Selasa dua tempat dan Rabu satu. Total ada lima yakni satu Alfamart dan empat Indomaret," kata Kabid Penertiban dan Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Madiun, Eko Budi Hastanto, usai menyegel toko modern di Kecamatan Sarada, Senin (4/3/2019) siang.

Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) ada lima toko modern di Kabupaten Madiun dalam hal ini dianggap tidak mematuhi ijin perdagangan yakni belum menggantongi IUTM.

Sopir Fortuner Tabrak Truk di Madiun Trauma, Menangis Tersedu, Korban Adalah Orang Tua dan Adiknya

Tim gabungan mengawali penyegelan toko modern di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Saat akan disegel, toko modern di kawasan jalan raya Saradan - Surabaya masih nekat beroperasi.

Kemudian penyegelan dilanjutkan di toko modern kedua yang berlokasi di Desa Bagi, Kecamatan Madiun atau kawasan jalan raya Bagi. Di toko ini, pihak pengelola sudah menutup tokonya

Eko menuturkan, sebelum penyegelan, pihaknya telah melayangkan surat peringatan sebanyak tiga kali, namun kelima toko waralaba ini nekat beroperasi

"Bila toko terkait setelah ini bisa menunjukan ijin akan kita buka segelnya. Namun bila ada pasal tertentu yang dilanggar dan tidak bisa menunjukan ijin akan kita tutup permanen," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Arik Krisdianto, menuturkan saat ini pihaknya memang belum mengeluarkan izin usaha minimarket sejak November 2018, lalu.

Sebab, saat ini Pemkab Madiun masih melakukan revisi Perda Kabupaten Madiun no 4 tahun 2013, tentang toko modern.

"Kami sedang melakukan revisi perda, sambil menunggu evaluasi provinsi, kemudian akan kami tindak lanjuti dengan perbup," jelasnya.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved