Belajar Membuat Eau De Parfume, Pastikan Takaran Oilnya 15 Sampai 20 Persen

Bertempat di The Avenue Lounge and Bar Hotel Java Paragon Surabaya, mereka memberikan cara meracik parfum pada seluruh peserta.

Belajar Membuat Eau De Parfume, Pastikan Takaran Oilnya 15 Sampai 20 Persen
hefty Suud/Tribunjatim.com
Making Perfume Workshop oleh Basic Workshop Surabaya bersama founder Luxury Parfumeur di Hotel Java Paragon Surabaya, Sabtu (9/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Basic Workshop Surabaya menghadirkan duo perfume maker yang juga founder Avue Luxury Parfumeur, ialah Eldwen Wang dan Dennis D Brauner untuk mengisi workshop meracik parfum atau making perfume workshop, Sabtu (9/3/2019).

Bertempat di The Avenue Lounge and Bar Hotel Java Paragon Surabaya, mereka memberikan cara meracik parfum pada seluruh peserta.

Mereka mengawali workshop dengan memberi sedikit penjelasan mengenai asal usul parfum dan lima jenisnya. Dijelaskan Eldwen, parfum pertama kali berasal dari Mesir dan mengalami perkembangan ketika bangsa Eropa mulai mengenalnya.

"Komponen parfum itu sebenarnya hanya minyak (oil) dan alkohol," tukas Eldwen.

Untuk jenis parfum, diurutkan Dennis dari yang paling tahan lama ke yang paling cepat memudar, yaitu Parfume, Eau De Parfume, Eau De Toilette, Eau De Colonge dan Eau Fraice. Pada workshop tersebut, mereka akan membuat parfum jenis Eau De Parfume.

Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah Warga di Duduksampeyan Gresik

Dipenuhi APK, Pagar Swalayan UFO Kota Kediri Roboh

Tari Gandrung Banyuwangi Branding di Pameran Wisata di Berlin, Jerman

"Perbedaan dari keempat jenis itu apa? Yaitu takaran minyaknya, semakin sedikit takaran oil berarti parfum tersebut mengandung lebih banyak alkohol. Kalau takaran alkoholnya banyak, biasanya aroma parfum tidak bertahan lama. Karena sumber dari aroma parfum ada pada oil. Eau De Parfume memiliki konsentrasi minyak (oil) yang tergolong cukup banyak, yaitu sekitar 15 sampai 20 persen," Dennis menjelaskan.

Lanjutnya, dalam pembuatan satu botol parfum terdiri dari tiga level aroma, yaitu top notes, middle notes, dan base notes.

Top notes merupakan oil dengan aroma citrus atau buah-buahan, antara lain melon, jeruk, dan satu jenis bunga yaitu lavender. Middle notes merupan oil beraroma bunga. Terakhir, base notes lebih ke golongan aroma spices (rempah) dan kayu.

"Jadi sebenarnya top notes itu merupakan aroma-aroma yang pertama kali akan ditangkap indra penciuman kita, dan aromanya cepat hilang. Nah lavender itu satu-satunya jenis bunga yang karakteristik aromanya begitu, jadi masuk dalam top notes," ungkap Eldwin.

Halaman
12
Penulis: Hefty Suud
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved