Puncak Hari Peduli Sampah Nasional, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf Ajak Masyarakat Punguti Sampah

Pemkab Pasuruan memaknai Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2019 ini, dengan cara yang berbeda.

Puncak Hari Peduli Sampah Nasional, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf Ajak Masyarakat Punguti Sampah
SURYA.CO.ID/GALIH LINTARTIKA
Bupati saat menghadiri acara puncak HPSN 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pemkab Pasuruan memaknai Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2019 ini, dengan cara yang berbeda.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf berbaur dengan ratusan warga Kecamatan Sukorejo, Minggu (10/03/2019) pagi. Orang nomor satu di Kabupaten Pasuruan itu memungut sampah plus membersihkan rumput dan gulma di sekitar Pasar Sukorejo.

Tak hanya itu saja, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf juga meresmikan Program SDSB (Satu Desa Satu Bank Sampah) di TPS-3R Desa Glagahsari.

Di lokasi tersebut juga dilakukan penanaman bibit pohon matoa yang menjadi ikon buah Kecamatan Sukorejo, meresmikan “Si Resik” sebutan untuk kantor induk TPS 3R, plus melepas ribuan benih ikan nila ke sungai yang dekat dengan lokasi peresmian.

Terancam Rusak, Mahasiswa KKN STIE Gempol Pasuruan Lakukan Bersih-Bersih Cagar Budaya Goa Jepang

Dalam sambutannya, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut peduli akan sampah.

Artinya, bisa memahami akan pentingnya melakukan banyak kegiatan yang mengurangi timbunan sampah, juga menangani sampah yang ada.

“Saya harapkan kegiatan pungut sampah ini terus dapat ditindaklanjuti. Termasuk lembaga pendidikan. Semua pihak harus peduli dengan sampah, karena kalau tidak, maka polusi dimana-mana, mulai dari polusi udara yang disebabkan sampah,” terangnya.

Khusus untuk pengelolaan sampah telah dituangkan dalam Peraturan Bupati Nomor 40 tahun 2018 tentang Kebijakan Strategi Kabupaten Pasuruan (Jakstrada) pengelolaan sampah dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

RDTR 2015 Belum Juga Rampung, DPRD Pasuruan: Penanaman Modal Anjlok, Pengangguran Meningkat

Pengurangan sampah sebesar 30% dan penanganan sampah sebesar 70%. Kata Irsyad, kedua hal tersebut harus konsisten dilakukan agar volume sampah semakin berkurang.

“Sampah ini bukan urusan individu, pemerintah atau siapa. Tapi menjadi tanggung jawab kita semua. Mari kita bangun kesadaran bersama untuk pelembagaan hidup bersih dan sehat melalui pengelolaan sampah,” jelas dia.

Sementara itu, sebelum aksi pungut sampah, terlebih dahulu digelar Apel HPSN yang dipimpin langsung oleh Bupati Irsyad Yusuf.

Sedangkan pesertanya berasal dari berbagai unsur, mulai dari PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia), Laskar Maslahat, pelajarSMP/SMA, ASN, hingga pegiat lingkungan.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved