Pemkab Pasuruan
Festival Jalur Rempah di Pasuruan, Harmoni Seni dan Ekonomi Kreatif
Deretan kesenian tradisi mengalun dari Tengger Culture Center, Tosari, Sabtu (20/9/2025).
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Sudarma Adi
Poin Penting:
- Festival Jalur Rempah di Pasuruan menampilkan seni tradisi dan peragaan busana batik.
- Ketua PKK, Merita Rusdi Sutejo, mengapresiasi kekayaan budaya yang ditampilkan.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika
TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Deretan kesenian tradisi mengalun dari Tengger Culture Center, Tosari, Sabtu (20/9/2025).
Terbang, ketipung, slompret, pencak kembangan, jaran kencak Tengger, hingga bantengan silih berganti naik panggung.
Di sela-sela itu, peragaan busana batik kreasi khas Pasuruan memberi warna berbeda: klasik tapi berkelas.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, drg. Merita Rusdi Sutejo, mengaku tak bisa menyembunyikan rasa kagumnya.
Baca juga: Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096, Pemkab Siapkan 2.000 Paket Makanan dan Minuman Gratis
Menurutnya, Festival Jalur Rempah bukan sekadar pagelaran seni, melainkan cermin betapa kayanya warisan budaya yang dimiliki bangsa.
“Melihat satu per satu penampilan ini, saya semakin yakin bahwa kita benar-benar bangsa besar dengan warisan budaya yang luar biasa. Ini harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Merita, yang akrab disapa Mela Rusdi, menilai kreativitas masyarakat dalam mengolah budaya membuat warisan itu tetap relevan.
Batik Pasuruan, misalnya, tampil elegan dengan sentuhan modern tanpa kehilangan akar lokalnya.
“Semua ini identitas kita. Kalau tidak kita rawat, lama-lama bisa hilang digerus zaman,” tegasnya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan budaya sekaligus mengembangkan peluang baru di sektor ekonomi kreatif.
Menurutnya, festival semacam ini bisa menjadi ruang belajar sekaligus inspirasi.
Baca juga: Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096 Jadi Momentum Kebangkitan, Mas Rusdi Ajak Masyarakat Bersatu
“Harapan saya, anak-anak muda Pasuruan semakin bangga memakai produk lokal. Dari situ bisa lahir kreativitas baru yang bukan hanya melestarikan, tapi juga menggerakkan ekonomi,” kata Mela.
Festival Jalur Rempah sendiri menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096.
Pagelaran ini tak hanya memamerkan tradisi, tapi juga menegaskan posisi Pasuruan sebagai salah satu simpul budaya di Jawa Timur.
Festival Jalur Rempah
Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096
peragaan busana batik
drg. Merita Rusdi Sutejo
Pasuruan
TribunJatim.com
| Bupati Mas Rusdi Tinjau Puskesmas Pandaan Pasuruan, Layanan 24 Jam Puskesmas Induk Jadi Prioritas |
|
|---|
| Mas Rusdi Tegaskan Layanan Berobat Gratis Warga Pasuruan Tak Terpengaruh Pengetatan Anggaran |
|
|---|
| Bupati Mas Rusdi Tegaskan Kekompakan Forkopimda Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Pasuruan |
|
|---|
| Bupati Pasuruan Mas Rusdi Beri Anugerah 15 PNS Berprestasi di Peringatan HUT ke-54 KORPRI |
|
|---|
| Alasan Pemkab Pasuruan Tandatangani Kontrak Payung Konsolidasi Pengadaan Kertas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Merita-Rusdi-istri-Bupati-Pasuruan-saat-menghadiri.jpg)