Kakak Beradik Ini Diciduk Polisi, Usai Pesta Sabu-sabu di Rumahnya di Surabaya

Kakak Beradik Ini Diciduk Polisi, Usai Pesta Sabu-sabu di Rumahnya di Surabaya. Polisi amankan 3 poket sabu-sabu.

Kakak Beradik Ini Diciduk Polisi, Usai Pesta Sabu-sabu di Rumahnya di Surabaya
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Kedua tersangka pemakai narkoba beserta barang bukti tiga poket sabu-sabu diamankan di Mapolsek Tandes Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ricky Noviyanto (30) bersama adik kandungnya Sendy Okviyanto (19) tertangkap tangan saat melakukan pesta narkoba di rumahnya Jl Pacar Kembang Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya.

Dari penangkapan kedua tersangka itu pihak Kepolisian Unit Reskrim Polsek Tandes mengamankan barang bukti tiga poket sabu-sabu.

Kapolsek Tandes, Kompol Kusminto mengatakan kedua tersangka yang merupakan saudara kandung itu terbukti memiliki narkoba.

Ibu & Anak dari Malang Kompak Jadi Bandar Narkoba Setahun Ini, Diringkus Polisi di Rumahnya

80 Narapidana Narkoba Lapas Tuban Dapat Pembekalan Kewirausahaan dari Diskoperindag

Saat digeledah pihaknya mengamankan barang bukti berupa tiga plastik klip yang berisi sabu-sabu masing-masing beratnya 0,41 gram, 0,41 gram dan 0,46 gram disimpan di dalam dompet perhiasan.

"Kedua tersangka merupakan kakak beradik ya mereka seringkali pesta sabu di rumahnya," ungkapnya, Kamis (14/3/2019).

Digerebek di Rumahnya, Polisi Sita 27 Poket Sabu dari Tangan Pengedar Narkoba Asal Kota Malang

Kusminto menjelaskan ungkap kasus penyalahgunanaan narkoba ini dari informasi masyarakat yang resah karena ulah kedua tersangka seringkali pesta sabu di kediamannya.

Menanggapi adanya laporan itu, anggotanya melakukan penyelidikan hingga menangkap kedua tersangka tersebut.

"Tersangka merupakan pemakai narkoba lebih dari dua tahun yang juga diperkuat hasil tes urine positif narkoba," ujarnya.

Ditambahkannya, tersangka Ricky Noviyanto terlebih dulu sebagai pecandu narkoba. Hal itu diketahui oleh adiknya tersangka Sendy Okviyanto karena yang bersangkutan secara blak-blakan memakai barang terlarang itu di rumahnya.

Sang adik bukannya melarang malah justru ikut terjerumus turut serta memakai narkoba. Kedua tersangka memperoleh sabu-sabu tersebut dari temannya berinisal (R) sesama pemakai narkoba.

"Kakak beradik ini patungan untuk beli sabu-sabu senilai Rp 350 ribu," jelas Kusminto.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved