Aksi Spektakuler MRSF di Jembatan Suramadu Pecahkan 3 Rekor MURI, Ini Tiga Atraksinya!

Aksi Spektakuler MRSF di Jembatan Suramadu Pecahkan 3 Rekor MURI, Ini Tiga Atraksinya!

Aksi Spektakuler MRSF di Jembatan Suramadu Pecahkan 3 Rekor MURI, Ini Tiga Atraksinya!
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Penyerahan piagam rekor Muri saat kegiatan Milenial Road Safety Festival (MRSF) di Jembatan Suramadu. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tiga aksi spektakuler di acara puncak Milenial Road Safety Festival (MRSF) yang disenggarakan Polda Jatim di Jembatan Suramadu memecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI), Minggu (17/3/2019).

Aksi pertama yang menyabet rekor MURI yaitu pembentangan bendera merah putih sepanjang 5,4 kilometer di jembatan Suramadu.

Bendera merah putih dibentangkan oleh anggota TNI bersama pelajar milenial dari seluruh Jawa Timur.

Jembatan Suramadu Ditutup 7 Jam, Ada Gelaran Millenial Road Safety Festival

Gubernur Khofifah dan Arumi Bachsin Joget Bareng Via Vallen di Panggung Acara MRSF di Suramadu

Lebih dari 1000 penari Gandrung khas Banyuwangi yang dibawakan oleh pelajar di sepanjang Jembatan Suramadu itu juga memperoleh rekor MURI.

Rekor MURI ketiga diperoleh dari atraksi 2000 perahu nelayan yang menyuguhkan tari dayung di tengah selat Madura persis di samping jembatan Suramadu.

Ribuan Masyarakat Padati Acara Puncak MRSF di Suramadu, Peserta Funwalk Pakai Baju Serba Putih

Penganugerahan diterima oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi di panggung utama jembatan Suramadu sisi Madura.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan, rekor MURI di puncak acara ini mengajak generasi milenial di Jawa Timur agar ke depannya bisa menanamkan Milenial Road Safety Festival untuk menekan angka fatalitas kecelakaan.

Jawa Timur adalah salah satu pergerakan Indonesia bangkit ini adalah monumental makna dari pembentangan bendera merah putih sepanjang 5,4 kilometer di Suramadu.

"Generasi muda milenal memegang peranan penting terhadap perubahan di era 2019," ungkapnya.

Barung Mangera menyampaikan pada puncak acara ini peserta generasi mileneal juga mendeklarasi Milenial Road Safety Festival agar menanamkam Safety Riding saat berkendara.

"Ada 5000 hingga 6000 korban meninggal karena kecelakaan faktornya Human Eror ataupun kondisi jalan," ujarnya.

"Kami berharap angka yang kita lihat usia 24 tahun hingga 39 tahun korban kecelakaan maka dari itu generasi mileneal yang paling banyak berada di jalan raya agar bisa menekan angka kecelakaan di jalan raya," pungkasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved