Pemkab Jember Buat Program Catering Bagi Lansia Miskin, Kirimkan 100 Paket Makanan Siap Makan

Pemkab Jember Buat Program Catering Bagi Lansia Miskin, Kirimkan 100 Paket Makanan Siap Makan.

Pemkab Jember Buat Program Catering Bagi Lansia Miskin, Kirimkan 100 Paket Makanan Siap Makan
SURYA/SRI WAHYUNIK
Lansia miskin penerima catering di jember. 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember meluncurkan program catering bagi lansia miskin di Jember, Senin (18/3/2019).

Program itu diluncurkan di Pendapa Wahyawibhawagraha, Jember.

Sebanyak 100 paket catering didistribusikan kepada lansia miskin di Jember.

255 Rumah Warga Dusun Kraton Jember Terendam Banjir, BPBD Bagikan Ribuan Nasi Bungkus

Banjir di Kraton Kabupaten Jember Merendam 250 Rumah Warga yang Berada di Kawasan Hilir Sungai

"Sehari diberikan tiga kali," kata Bupati Jember Faida memimpin peluncuran program catering bagi lansia miskin itu.

Setiap kali pengiriman ada 100 paket. Dan sehari ada tiga kali pengiriman. Paket catering didistribusikan ke 100 lansia miskin yang hidup sebatangkara.

Pemerintah Kabupaten Jember Terus Gulirkan Program Wisata Religi dan Jember Bershalawat

"Penerimanya adalah lansia miskin, yang sebatangkara, hidup sendiri. Lansia yang tidak bisa memasak tidak cocok diberi beras, tetapi diberi makanan siap makan," imbuhnya.

Menurut Faida bisa saja lansia miskin sebatangkara diberi makanan oleh tetangga atau warga sekitar. Namun bisa jadi pemberian tidak setiap hari.

Karenanya, tegas Faida, menjadi tugas pemerintah untuk memberi bantuan kepada mereka.

"Yang bertugas hari ini pasti bahagia sekali karena akan mengemban tugas mulia. Tidak hanya ini sebagai tugas amanat negara namun juga diamanatkan oleh agama," tegasnya.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial, sekitar 185 ribu orang Jember masuk kategori lansia dan potensial lansia. Dari jumlah itu dipilih lansia miskin sebatangkara yang mendapatkan kiriman catering makanan siap santap.

Makanan ditempatkan di rantang catering yang dikirimkan oleh petugas resmi dari Dinas Sosial dan relawan.

Faida menambahkan penanganan terhadap lansia tidak hanya menjadi tugas Dinsos. Sebab dalam kehidupan lansia ada persoalan kompleks antara lain persoalan kesehatan, keselamatan, juga kesejahteraan.

Seorang lansia yang mendapatkan catering adalah Sri Mistin (69), warga Jl Kenanga Darwo XII/230 Kelurahan Gebang Kecamatan Patrang.

Mistin hidup sebatangkara. "Ya kadang dikasih makanan tetangga tapi ya tidak tiap hari. Saya ucapkan terimakasih dan tentunya senang dapat makanan gratis," ujar Mistin.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved