Cara Mudah Lapor SPT Tanpa Harus ke Kantor Pajak, Cukup Melalui e-Filling dan Tuntaskan Kewajiban

Wajib pajak baik pribadi maupun badan hukum kini tak perlu harus ke kantor pelayanan pajak (KPP), untuk Lapor SPT.

Cara Mudah Lapor SPT Tanpa Harus ke Kantor Pajak, Cukup Melalui e-Filling dan Tuntaskan Kewajiban
SURYA.CO.ID/M SUDARSONO
Tampilan utama website http://djponline.pajak.go.id/ yang bisa digunakan laporan SPT tahunan via online. 

Laporan Wartawan Surya, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Wajib pajak baik pribadi maupun badan hukum kini tak perlu harus ke kantor pelayanan pajak (KPP), untuk menyampaikan surat pemberitahuan tahunan (SPT).

Cukup melalui sistem online, wajib pajak dapat melaporkan penghitungan pajak, penghasilan, harta, objek, atau kewajiban lainnya.

Caranya dengan masuk ke website http://djponline.pajak.go.id/

"Benar sekarang lapor SPT tahunan bisa melalui online, cukup klik http://djponline.pajak.go.id/. Bisa melapor SPT online di rumah maupun di warung kopi," kata Kasi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Tuban, Binanto Suryono kepada Surya, Kamis (21/3/2019).

Telat atau Tak Lapor SPT, Wajib Pajak Pribadi Maupun Badan Akan Kena Denda, Ini Jumlahnya!

Kanwil DJP Jawa Timur II Ingatkan Wajib Pajak untuk Segera Lakukan Pelaporan SPT Tahunan

Dia menjelaskan, namun ada tahap atau cara untuk bisa masuk ke website tersebut dan melaporkan SPT.

Di antaranya harus memiliki nomor Electronic Filing Identification Number (EFIN) yang diberikan langsung oleh KPP.

Jadi harus datang langsung ke KPP, kalau tidak dapat EFIN maka tidak bisa masuk website http://djponline.pajak.go.id/.

"Harus punya nomor EFIN dulu untuk bisa Lapor SPT via online, nanti ada panduannya lebih lanjut. Termasuk harus menyertakan e-mail dan memasukkan kata sandi," terangnya.

Setelah bisa login, maka wajib pajak bisa mengisi form yang sudah tersedia. Baik untuk wajib pajak pribadi maupun badan hukum semua bisa mengisi SPT di e-Filling.

Namun, kebanyakan wajib pajak yang sudah tahu atau mengurus via online masih saja datang ke KPP.

"Katanya kalau tidak ke KPP masih kurang puas, jadi ya tetap ada yang minta dipandu pelayanan. Sampai saat ini setiap harinya masih ada 300 an wajib pajak yang melaporkan SPT," pungkasnya.

Sekadar diketahui, SPT 2018 untuk pribadi dimulai awal Januari hingga akhir Maret 2019, sedangkan untuk badan hukum dimulai Januari hingga akhir April 2019.

Jika wajib pajak baik pribadi maupun badan hukum telat melapor atau tidak melapor maka akan didenda.

Untuk wajib pajak pribadi maka didenda Rp 100 ribu, sedangkan untuk yang berbadan hukum didenda Rp 1 juta.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved