Guru dari Mojokerto Alami Aksi Begal Payudara, Dialami Saat Korban Hendak Takziah di Rumah Kerabat

Guru dari Mojokerto Alami Aksi Begal Payudara, Dialami Saat Korban Hendak Takziah di Rumah Kerabat.

Guru dari Mojokerto Alami Aksi Begal Payudara, Dialami Saat Korban Hendak Takziah di Rumah Kerabat
net
Ilustrasi pelecehan seksual, begal payudara 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Aksi begal payudara terjadi di Kabupaten Mojokerto. Seorang perempuan telah menjadi korban begal payudara.

korban itu yakni L seorang guru warga Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Dirinya menjadi korban pelecehan seksual begal payudara, Rabu (20/3).

"Kala itu saya melintas di Jalan Bypass Jampirogo, Sooko, Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 17.20 WIB," katanya Kamis (21/3).

Kronologi Kecelakaan Anak Bupati Nonaktif Mojokerto yang Tewas Kecelakaan di Jalan Tol Ngawi

Anak Bupati Nonaktif Mojokerto Tewas Kecelakaan di Jalan Tol Ngawi, Tabrak Truk Tronton Muatan Kayu

Lebih lanjut L menerangkan, saat itu dirinya berjalan dari arah Trowulan menuju Kota Mojokerto. Setibanya di lokasi kejadian Jalan Bypass Jampirogo, ada seorang laki-laki dari arah belakang memepet dia dan meremas payudara kanannya.

"Saya saat itu hendak takziah. Tiba-tiba ada seorang lelaki yang tangannya menyentuh payudara saya. Saya ingat pelakunya, ciri-cirinya dia mengendarai sepeda motor Supra nopolnya kalau tidak salah S 2011 Q. Kemudian dia memakai sarung serta peci," ujarnya.

Diguyur Hujan Deras, Jalan Penghubung Antar Dusun di Desa Pagaruyung Kabupaten Mojokerto Ambrol

Dia mengungkapkan kejadian pelecehan ini begitu cepat. Menurutnya pria tersebut sengaja menyasar dirinya.

"Padahal saat itu sedang hujan. Saya juga mengenakan jas hujan warna gelap," ungkapnya.

L sempat berupaya mengejar pelaku hingga beberapa meter. Tetapi, pelaku langsung memacu kencang kendaraannya.

"Saya sempat ingin menendang motor pelaku. Namun, karena jaraknya cukup jauh dan kaki saya tidak sampai, pelaku pun akhirnya berhasil kabur dengan masuk di salah satu gang wilayah Daleman.

Pelaku sempat menoleh ke arah saya. Kulitnya gelap dan matanya agak lebar. Sesampainya di lokasi takziah di rumah kerabat, saya shock dan menangis. Saya mengimbau kepada perempuan agar berhati-hati," sebutnya. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery mengatakan, belum ada laporan terkait kasus begal payudara.

"Belum ada laporan terkait kasus itu (begal payudara)," pungkasnya.

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved