Dinas PUPR Pamekasan Sebut 'Warga yang Nilai E-Lorong Tak Efektif' Belum Pahami Janji Bupati

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pamekasan menerima banyak laporan jalan rusak di aplikasi E-Lorong.

Dinas PUPR Pamekasan Sebut 'Warga yang Nilai E-Lorong Tak Efektif' Belum Pahami Janji Bupati
TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
Kepala Dinas PUPR Totok Hartono, saat memberikan klarifikasi usai mengikuti salah satu acari di Aula Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Senin (25/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pamekasan menerima banyak laporan jalan rusak di aplikasi E-Lorong.

Dinas PUPR Pamekasan mengaku belum bisa mengatasi semua laporan itu secara tuntas.

Kepala Dinas PUPR Pamekasan, Totok Hartono menyatakan semua laporan jalan rusak itu tidak semuanya bisa langsung ditindak lanjuti.

"Memang banyak laporan yang masuk di aplikasi E-Lorong tersebut mengenai kerusakan jalan. Namun perlu digaris bawahi, tidak semua laporan kerusakan jalan itu menjadi kewenangan dinas PUPR. Bisa saja itu kewenangan pemerintah desa atau pemerintah provinsi," kata Totok Hartono kepada Tribunmadura.com, Senin (25/3/2019).

(Jalan Berlubang di Kota Malang, Relawan Galang Dana Kumpulkan Uang Perbaiki 20 Persen Jalan Rusak)

(Banyak Kecelakaan Disebut Akibat Jalan Rusak di Malang, Sutiaji Bahas Dana Insidentil yang Menipis)

Totok Hartono mengaku, saat masyarakat Pamekasan melapor menggunakan aplikasi E-Lorong, admin mereka langsung memberi respon cepat.

Pada realisasi di jalan, pasukan Totok perlu survei kelapangan, melihat kerusakan itu apakah bagian dari kewenangan DInas PUPR atau kewenangan desa, kabupaten atau provinsi untuk memperbaikanya.

Menurut Totok Hartono, masyarakat Pamekasan yang menyebut aplikasi E-Lorong tidak efektif, belum memahami pernyataaan janji Bupati tentang tindakan cepat penggunaan aplikasi.

Persepsi yang beredar di masyarakat, kata Totok Hartono, kata tindakan, berarti harus langsung diperbaiki.

Menurut Totok Hartono, bukan seperti itu, melainkan pihaknya akan melakukan survei terlebih dahulu terhadap laporan masyarakat tersebut yang juga bentuk tindakan.

"Tindakan perbaikan dari dinas PUPR jika laporan berupa kerusakan jalan kecil, seperti jalan berlubang. Jika laporan lainnya masih membutuhkan pengkajian", tegasnya.

Reporter: TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

(Banyak Kecelakaan Disebut Akibat Jalan Rusak di Malang, Sutiaji Bahas Dana Insidentil yang Menipis)

(Pemprov Jatim Siapkan Perbaikan 5 Ruas Jalan Rusak dan 4 Lokasi Tebing yang Terkikis Akibat Banjir)

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved