Edarkan Uang Palsu di Blitar, Janda 4 Anak Asal Purbalingga Dibekuk Polisi

janda empat anak asal Desa Larangan, Kecamatan Pengadengan, Kabupaten Purbalingga, Jateng, harus mendekam di sel tahanan Polres Blitar Kota.

Edarkan Uang Palsu di Blitar, Janda 4 Anak Asal Purbalingga Dibekuk Polisi
Surya/samsul hadi
Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar didampinggi Kasat Reskrim, AKP Heri Sugiono dan Kasubag Humas, Ipda Dodit Prasetyo, menunjukkan barang bukti uang palsu, Selasa (26/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Sugiarti (41), janda empat anak asal Desa Larangan, Kecamatan Pengadengan, Kabupaten Purbalingga, Jateng, harus mendekam di sel tahanan Polres Blitar Kota.

Sugiarti tertangkap mengedarkan uang palsu di Pasar Srengat, Kabupaten Blitar, Senin (25/3/2019).

"Kami menyita uang palsu pecahan Rp 100.000 sebanyak empat lembar dari pelaku," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, Selasa (26/3/2019).

Kasus peredaran uang palsu ini terungkap ketika pelaku membelanjakan uang palsu ke pedagang di Pasar Srengat.

Pelaku sudah membelanjakan sebagian uang palsu untuk membeli barang-barang keperluan dapur di Pasar Srengat. Pelaku tiga kali membeli barang menggunakan uang palsu dan tidak ketahuan.

Pelaku baru ketahuan belanja barang menggunakan uang palsu untuk yang keempat kalinya. Pedagang curiga dengan uang yang digunakan pelaku untuk membeli barang. Pedagang langsung mengamankan pelaku di lokasi. Selanjutnya melaporkan kasus itu ke Polsek Srengat.

Rincian Tarif Resmi Ojek Online Mulai Mei 2019 Selengkapnya, Surabaya dan Jawa Timur Termasuk Zona I

Pengendara Motor Terlindas Truk BBM di Buduran Sidoarjo, Diduga Akibat Jalan Licin

Kronologi Vanessa Angel Disewa Pengusaha Rian Subroto Rp80 Juta, Berawal dari Obrolan Kafe

"Kami sudah mengecek uang itu ke bank dan hasilnya memang palsu," ujar AKBP Adewira Negara Siregar kepada Tribunjatim.com.

Adewira mengimbau kepada masyarakat lebih waspada dengan peredaran uang palsu. Apalagi menjelang Pemilu 2019, rawan terjadi peredaran uang palsu.

"Sekarang mendekati Pemilu, masyarakat lebih hati-hati dengan peredaran uang palsu," katanya AKBP Adewira Negara Siregar. (sha/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved