Termakan Rayuan Gombal, Gadis 12 Tahun dari Jombang Ini Dicabuli Pria Beristri di Rumah Kosong

Termakan Rayuan Gombal, Gadis 12 Tahun dari Jombang Ini Dicabuli Pria Beristri di Rumah Kosong.

Termakan Rayuan Gombal, Gadis 12 Tahun dari Jombang Ini Dicabuli Pria Beristri di Rumah Kosong
Net.
Ilustrasi pencabulan. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Petugas Polres Jombang, menangkap lelaki yang punya istri dan anak, inisial GW (30), warga Dusun Kalijaring, Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang, Jombang, karena diduga kuat mencabuli gadis usia 12 tahun, sebut saja bernama Bunga (12).

Bunga bersatus pelajar.

Kepala Unit Pelayanan Perempuan Dan Anak (PPA), Iptu Dwi Retno Suharti, mengatakan tersangka ditangkap Selasa pekan lalu (19/3/2019) di rumahnya.

Penangkapan hanya berselang beberapa jam saja setelah keluarga korban melapor ke polisi.

Dituduh Gelapkan Mobil Alphard, Oknum Caleg di Jombang Dilaporkan ke Polisi oleh Rekannya Sendiri

Tiga Pelaku Perampasan di Jombang Dibekuk, Dua di Antaranya Masih Belasan Tahun, Ancam Pakai Palu

Dikatakan Retno, modus yang digunakan tersangka adalah dengan merayu Bunga.

Pada Selasa 19 Maret itu, melalui pesan singkat dari ponselnya, dipujinya korban dengan kata-kata sanjungan, 'sayang' dan 'cantik'.

Ketika korban sudah termakan bujuk rayu, tersangka mengajak korban bertemu berdua di minimarket tak jauh dari rumah tersangka.

Tiga Pelaku Perampasan di Jombang Dibekuk, Dua di Antaranya Masih Belasan Tahun, Ancam Pakai Palu

Korban, sambung Retno, sekitar pukul 13.00 WIB izin kepada neneknya untuk membeli alat praktik tugas sekolah.

"Tetapi sesampai di minimarket, dan bertemu tersangka, korban malah diajak ke rumah tersangka. Korban lalu disuruh masuk kamar rumah tersangka yang sedang kosong. Selanjutnya tersangka melampiaskan nafsu bejatnya," ujar Retno.

Kasus asusila terungkap, sambung Retno, karena ketika disusul oleh orang tuanya di minimarket, ternyata si Bunga tidak ada.

Ketahuan kemudian si anak dibawa ke rumah tersangka. Dari pengakuan Bunga, dia dicabuli oleh tersangka.

Setelah peristiwa tersebut kedua orang tua korban melapor ke Polres Jombang.

"Hari itu juga kami mengamankan tersangka dan selanjutnya ditahan guna proses hukum lebih lanjut," kata Iptu Retno.

Atas perbuatannya, kata Retno, tersangka dikenai Pasal 81 UU RI Nomor 35 Th 2014 atau Pasal 81 UU RI Nomor 35 Tahub 2014 tentang Perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukumannya, minimal 5 tahun pidana penjara dan denda paling banyak Rp 5 miliar," pungkas Retno yang mantan Kasubbag Humas Polres Jombang ini.

Penulis: Sutono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved