Rumah Politik Jatim
Nyaris Pesimis 7 Bulan Lalu, Sandiaga Nilai Lautan Orang di GOR Sidoarjo Bukti Prabowo-Sandi Bangkit
Nyaris Pesimis 7 Bulan Lalu, Sandiaga Nilai Lautan Orang di GOR Sidoarjo Bukti Prabowo-Sandi Bangkit
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Di hadapan lautan manusia yang terhampar dan disaksikan ratusan ribu pasang mata massa simpatisan dan relawan di Stadion GOR Delta Sidoarjo.
Cawapres Paslon No 02 Sandiaga Salahuddin Uno berdiri di tengah panggung dan memulai pidatonya dengan intonasi suara yang terdengar lambat, namun dengan power suara yang berat dan menggelegar.
Dalam sambutannya, ia tak menyangka antusiasme para pendukung yang sempat redup dan nyaris berganti pesimisme tujuh bulan lalu, berangsur-angsur terbantahkan.
• Bagikan Tips Singkat Pilpres Pakai Istilah TPS, Ini Cara Sandiaga Uno Raup Suara Pemilih Jatim
• Kunjungi Kota Malang, Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno Sowan ke Rumah Bung Tomo
Bahkan, adanya kampanye akbar bertempat di GOR Delta Sidoarjo sebagai pusat terpenting masyarakat Jatim, dianggap Sandi pesimisme itu semakin tak terbukti.
"Perjuangan kita hampir sampai pada puncaknya, 7 bulan lalu hampir meragukan kami berdua," katanya saat hadiri kampanye akbar di GOR Delta Sidoarjo, Minggu (31/3/2019).
• Deretan Karya Didit Hediprasetyo Anak Prabowo, Desainer Busana yang Hadiahi Sandiaga Uno Jaket
Memandang lautan manusia yang datangnya dari simpatisan, relawan, dan kader parpol pendukung, lengkap dengan berbagai atribut kebesarannya masing-masing.
Stadion seluas 15.000 hektar yang dibangun sejak tahun 2000 itu menjelma bak danau warna-warni berisikan manusia sebagai oase airnya.
Sandi mengaku tertegun bahwa stadion itu akhirnya menjadi saksi kuatnya Kubu Prabowo-Sandi di Jatim.
"Lautan manusia di GOR ini jadi saksi bahwa di Jatim Prabowo-Sandi bangkit," lanjutnya.
Pidato Sandi tak monoton, retorika dialogis yang mendayu-dayu melampirkan berbagai pertanyaan yang dilontarkan kepada massa, membuat gemuruh teriakkan dan tepukan tangan tak terbendung.
"Rakyat Jatim ingin perubahan? Ingin ekonomi baik, lapangan kerja terpenuhi, sembako harganya stabil. InsyaAllah semuanya akan terealisasi di jaman Prabowo-Sandi," lugasnya.
Gemuruh makin menjadi-jadi, teriakan "Prabowo-Sandi menang! Menang!" berkali-kali dari mulut ribuan massa tak bisa dibungkam lagi.
Namun, Sandi tetap dengan kebijakan, menghimbau bahwasa segala masalah yang terjadi pada masyarakat jangan sampai mencari kambing hitam.
"Tapi jangan menyalahkan, yang lalu biarlah berlalu, kita tatap masa depan, Saiki Wes Wayahe? Prabowo-Sandi," teriaknya lugas menirukan logat Jawatimuran.
Dengan berpeluh keringat, sebelum memungkasi pidatonya di hadapam masyarakat Jatim yang membuat antusias hingga membuat terengah-engah, Sandiaga Uno berpesan agar memaknai Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Tanggal 17 April 2019 mendatang sebagai pusat kegembiraan.
"Makanya mau diterusin atau diganti? Ayo kita jemput kemenangan itu," tandanya seraya berlari melempar sorban ke arah massa.