Kampung Anggrek di Kelurahan Dadaprejo Kota Batu Jadi Wisata Edukasi Sekaligus Berdayakan Petani
Petani anggrek di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, kini punya tempat untuk berwirausaha dan berwisata, yakni di Greenhouse De Orchiganic.
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Petani anggrek di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, kini punya tempat untuk berwirausaha dan berwisata.
Jika sebelumnya petani anggrek ini hanya usaha sendiri dan menjual anggrek secara individu, sekarang sudah bisa dilakukan bersama.
Berawal dari banyaknya petani anggrek di Kelurahan Dadaprejo, akhirnya dibuatkan greenhouse De Orchiganic oleh Pemkot Batu.
Di greenhouse ini ada banyak macam anggrek yang sudah dibudidayakan oleh petani.
• Hanya Bayar Rp 10 Ribu, Ufo Park Malang Siap Manjakan Wisatawan Seperti Berada di Negeri Alien
• Kampung Hijau di Kota Batu Diresmikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa
Fathul Yasin Ketua Kelompok Tani Sandriana mengatakan greenhouse ini bantuan dari Pemkot Batu.
Selama ini petani Kota Batu masih belum bisa memenuhi kebutuhan anggrek.
Kebanyakan anggrek yang dibeli di supply dari luar daerah.
"Dengan adanya greenhouse ini bisa memenuhi kebutuhan anggrek di Kota Batu. Karena selama ini anggrek di sini banyak diminati masyarakat luar daerah," kata Yasin, Selasa (9/4/2019).
Ada beberapa jenis anggrek yang dibudidayakan di sini, seperti Dendrobium, Grammatophylum, Palaenopsis, Vanda, Cattleya.
Anggrek ini dijual dipasaran melalui online. Selain itu juga bakal dijadikan wisata edukasi di situ.
Dikatakannya wisata edukasi ini bisa mengedukasikan kepada wisatawan menanam anggrek yang benar.
"Itu dalam waktu dekat ini, kami mengajak anak-anak sekolah. Juga wisatawan," imbuhnya.
Untuk bibitnya dibudidayakan sendiri dari setiap petani.
Adanya greenhouse itu bisa juga untuk pengembangan potensi di Kelurahan Dadaprejo.
Syamsul Arifin satu di antara pengelola greenhouse mengatakan untuk harga anggrek yang dijual bermacam-macam.