Pilpres 2019

Surat Suara Habis Mahasiswa Geruduk Kantor KPU Jember, Sudah Urus Formulir A5 Tapi Tak Bisa Nyoblos

Sejumlah mahasiswa di Kabupaten Jember tidak bisa menyalurkan suara di Pilpres 2019, Rabu (17/4/2019).

Surat Suara Habis Mahasiswa Geruduk Kantor KPU Jember, Sudah Urus Formulir A5 Tapi Tak Bisa Nyoblos
SURYA.CO.ID/SRI WAHYUNIK
Mahasiswa protes ke KPU Jember akibat tidak bisa nyoblos, Rabu (17/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Sejumlah mahasiswa di Kabupaten Jember tidak bisa menyalurkan suara di Pilpres 2019, Rabu (17/4/2019).

Ini terjadi karena surat suara Pilpres sudah habis. Meskipun mereka mengantongi formulir A-5 atau surat keterangan pindah memilih.

Akibatnya mereka protes dan ngluruk kantor KPU Jember di Jalan Kalimantan. Dari pantauan Surya, dua kali kelompok mahasiswa ngluruk ke KPU Jember.

Raih 136 Suara, Jokowi-Maruf Amin Ungguli Prabowo-Sandi di TPS 04 Tempat Bupati Madiun Nyoblos

Quick Count Pilpres 2019 di TPS 02 Lowokwaru Kota Malang Paslon 01 Jokowi-Maruf Amin Menang Telak

Awal datang mereka bertanya tentang layanan di TPS yang tidak mengakomodasi pemilih yang membawa formulir A5. Mereka protes karena telah menunggu sejak pagi.

Petugas KPU akhirnya mengarahkan mereka untuk kembali ke TPS dan akan dilayani. Para mahasiswa ini tersebar di sejumlah TPS di kawasan sekitar kampus, seperti di TPS 16, 17, dan 02 Kelurahan Tegalgede Kecamatan Sumbersari.

Namun di lapangan, terjadi kekurangan surat suara, terutama surat suara Pemilihan Presiden. Seperti terjadi di TPS 02 dan 16 Kelurahan Tegalgede.

Karena surat suara Pilpres 2019 habis, mereka pun kembali protes ke Kantor KPU. Seperti yang dilakukan Stefani, mahasisiwi Politeknik Negeri Jember yang mengantongi formulir A5 untuk memilih di TPS 16.

"Saya menunggu lama di TPS tapi akhirnya tidak bisa nyoblos karena surat suara habis. Surat suara untuk Pilpres. Tentunya kecewa karena baru pertama ini saya ikut Pemilu 2019. Ternyata begini ribetnya," tegas Stefani.

Tak Sengaja Temukan Pistol di Bawah Bantal, Bocah Empat Tahun Ini Menembak Kepalanya Sendiri

Cemburu Membuat Tukang Ojek Ini Bunuh Anak Tirinya yang Sedang Hamil, Setelah Itu Minta Dihukum Mati

Mahasiswi itu telah mengurusi A-5 sejak lama. Namun ternyata di lapangan, suaranya malah tidak bisa disalurkan.

Kekecewaan juga diungkapkan Ayu Kusumaningdewi, juga dari Politeknik Negeri Jember. Mahasiswi ini terdata boleh memilih di TPS 49 Kelurahan Sumbersari Kecamatan Sumbersari.

"Saat mau nyoblos malah surat suara habis. Tentu saja kecewa. Padahal antre sejak pukul 10.00 Wib," kata Ayu. Ayu tidak sendiri. Dia bersama tiga orang temannya melakukan protes ke KPU Jember.

Saat mahasiswa berkumpul di KPU, lebih dari 20 orang yang melayangkan protes. Di TPS 16 Tegalgede saja terdapat 22 mahasiswa pembawa A-5 yang tidak bisa mencoblos akibat surat suara Pilpres sudah habis.

Oleh Komisioner KPU Habib M Rohan, para mahasiswa itu diminta mengisi formulir C-2 atau formulir berisi keberatan.

"Silahkan mengisi formulir C-2 dan sampaikan keberatan di situ. Atau teman-teman bisa mengajukan keberatan di Mahkamah Konstitusi," ujar Rohan.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved