Enaque Surabaya: Perbanyak Varian dan Perbaiki Kemasan Produk untuk Mengembangkan Usaha

Anwar Rudin, owner kue lumpur Enaque Surabaya mengatakan, memulai usaha dengan nekat harus dibarengi dengan keinginan terus belajar.

Enaque Surabaya: Perbanyak Varian dan Perbaiki Kemasan Produk untuk Mengembangkan Usaha
hefty Suud/Tribunjatim.com
Kue Lumpur 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anwar Rudin, owner kue lumpur Enaque Surabaya mengatakan, memulai usaha dengan nekat harus dibarengi dengan keinginan terus belajar.

Menurutnya, belajar akan mengantarkan pengusaha pada pengetajuan baru yang bisa menjadi jembatannya untuk berinovasi. Untuk menghidupi usaha, bagi Anwar, inovasi merupakan hal yang penting.

Nekat membuka toko offline Enaque pada 2015 lalu. Inovasi disebutnya menjadi tantangan untuk mengembangkan usaha, mengingat banyak orang yang bisa membuat produk kue lumpur.

"Saya mikir, kalau cuma ada dua varian, original dan degan, kayaknya usaha saya nggak akan berkembang. Akhirnya muncul ide bikin varian lebih banyak. Saya bikin tujuh," papar Anwar.

Setelah kue lumpur original dan degan, ia meluncurkan varian pandan, mocca, keju, durian, nangka. Kue lumpur yang dijualnya pun menurut Anwar memiliki harga yang terbilang lebih mahal dibanding lainnya, yaitu Rp 4 ribu, per varian.

"Ini sebenarnya jadi PR ke dua, menentukan harga. Saya pasang harga itu tidak asal, sebelumnya saya sudah punya data, dan dari itu saya menentukan target pasar untuk produk saya, lalu saya buat harga," jelasnya.

Belajar dari Enaque Surabaya: Meneruskan Usaha Kue Lumpur Yang Santai

Pembesuk ini Selundupkan Sabu-sabu Lewat Sayur Ikan Lele di Lapas Trenggalek

7 Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Gunung Sari Surabaya

Imbuhnya, di awal usaha, ia mendaftar semua costumernya. Dari daftar itu ia mengetahui siapa-siapa yang paling sering membeli produknya. Perempuan berusia 30 tahun ke atas adalah costumer dominannya yang diperoleh dari data tersebut.

Setelah memperoleh data itu, ia membuat standart terhadap kualitas produknya. Hal itu dilakukan untuk menjaga hubungan baik dengan para customernya.

Kualitas produk yang dimaksud Anwar, tidak hanya pada kualitas kue lumpur. Namun juga pada kualitas kemasan kuenya.

"Saya pun belajar ke beberapa kelas yang diadakan secara gratis, ternyata kualitas produk itu juga harus didukung dengan model dan cara pengemasannya. Saya pun akhirnua mengganti kardus yang biasa saya pakai dengan kardus khusus kue basah," ujar pria kelahiran Februari itu.

Kardus yang dikenakannya, lanjut Anwar, tidak akan rusak untuk mewadahi kue lumpurnya dalam waktu lama. Sehingga, kue akan sampai kepada customernya dengan bentuk dan kemasan yang tetap bagus dan rapi.

"Kalau kardus biasa kan biasanya akan rusak kardusnya kalau dipakai mewadahi kue lumpur. Nah kalau yang sekarang enggak, kardusnya memang khusus kue basah, jadi kardusnya nggak akan rusak, jadi nggak mengubah penampilan dan kualitas kue lumpur di dalamnya," papar pria berusia 36 tahun itu.

Penjualan kue lumpur Enaque sendiri, dikatakan Anwar masih mencakup area Surabaya saja. Pembeli dapat melakukan pemesanan melalui nomor telpon yang dapat langsung di klik di akun instagram @kuelumpurenaque atau datang langsung ke beberapa stannya yang ada di Surabaya.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved