Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh Setelah Konsumsi Micin, Ternyata Pengaruhi Sel Saraf Otak Juga

Info Sehat - Yang terjadi pada tubuh seseorang setelah mengkonsumsi Monosodium glutamat (MSG) atau micin

Ilustrasi penyedap rasa (micin) 

Info Sehat - Yang terjadi pada tubuh seseorang setelah mengkonsumsi Monosodium glutamat (MSG) atau micin

TRIBUNJATIM.COM - Pasti sering mendengar kalau micin bisa mengurangi kecerdasan seseorang bukan?

Micin atau Monosodium glutamat (MSG) dinyatakan sebagai makanan yang aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

Penelitian soal micin serta dampak konsumsi micin pun terus dilakukan untuk benar-benar memastikan keamanannya.

INFO SEHAT HARI INI - Hindari 7 Kebiasaan Hidup Tidak Sehat Ini Jika Tak Ingin Ginjalmu Rusak

TIPS CANTIK HARI INI - Tak Perlu Ribet, Empat Skincare Ini Bisa Bikin Wajah Kamu Selalu Flawless

Penyedap rasa atau yang lebih akrab dengan sebutan micin memiliki kandungan monosodium glutamat yang terdiri dari air, natrium, dan glutamat.

Glutamat yang juga terkandung dalam susu, keju, daging, ikan, dan beberapa sayuran adalah zat penting yang dapat mengubah rasa makanan jadi lebih nikmat.

Dalam artikelnya di laman hellosehat, dr Ivena menulis bahwa kandungan asam glutamat itu dapat membuat sel-sel saraf otak lebih aktif dan membuat makanan menjadi lebih lezat.

"Selama ini kebanyakan efek samping yang dilaporkan setelah mengonsumsi makanan yang mengandung MSG memang terjadi pada sistem saraf di otak. Karena itu, MSG secara tidak langsung bisa membuat seseorang jadi ‘lemot’," tulisnya seperti dilansir Minggu (12/11/2017).

"Lemot" atau lemah otak adalah istilah yang dipilih dr Ivena untuk menggambarkan penurunan fungsi kognitif otak.

Fungsi kognitif otak antara lain berpikir logis, mengambil keputusan, merekam informasi ke dalam ingatan, menyelesaikan masalah, dan menjaga konsentrasi.

Mungkin akan timbul pertanyaan, apa hubungan penyedap rasa dengan kemampuan otak manusia? Dokter Ivena mengatakan, otak memiliki banyak saraf yang bertugas menerima berbagai macam rangsangan.

Yang Akan Terjadi Pada Tubuh Setelah Beberapa Menit Mengkonsumsi Makanan Cepat Saji Atau Fast Food

TIPS CANTIK HARI INI - Manfaat Pakai Serum Wajah Secara Rutin, Mencerahkan hingga Kurangi Flek Hitam

Saraf yang bertugas menerima rangsangan disebut reseptor yang jumlahnya ada di bagian hipotalamus otak.

"Nah, glutamat dalam penyedap rasa punya banyak reseptor yang ada di hipotalamus. Karena itu, efek kebanyakan glutamat di otak bisa membahayakan. Reseptor-reseptor dalam otak jadi terangsang secara berlebihan akibat kadar glutamat yang tinggi. Bila terus-terusan terjadi, alhasil aktivitas reseptor yang berlebihan malah bisa sebabkan kematian neuron," ujarnya.

Padahal, neuron yang merupakan sel-sel saraf berperan penting untuk menjalankan fungsi kognitif otak. Kematian neuron berarti fungsi kognitif otak turun dan menyebabkan seseorang menjadi lemot.

Tulisan yang datanya ditelaah dr Yusra Firdaus itu juga menyebutkan bahwa monosodium glutamat memiliki efek buruk lain bagi sistem saraf.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved