Terungkap Sebab Meninggalnya Pengawas TPS di Lamongan, Pihak RS Sebut Soal Virus & Muntah Kehitaman

Teka-teki penyebab kematian Robin Syahid Abdillah (26) pengawas TPS di Lamongan sudah jelas.

Terungkap Sebab Meninggalnya Pengawas TPS di Lamongan, Pihak RS Sebut Soal Virus & Muntah Kehitaman
SURYA.CO.ID/HANIF MANSHURI
Jasad Robin pengawas TPS di Lamongan yang meninggal saat hendak dibawa pulang, Selasa (23/04/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN -Teka-teki penyebab kematian Robin Syahid Abdillah (26) Pengawas TPS Pangkatrejo Kecamatan Lamongan sudah jelas.

Ia masuk IGD RSUD dr Soegiri dengan keluhan panas empat selama hari, dan kondisinya umumnya (KU) lemah.

Terhadap Robin, sudah dilakukan uji laboratorium oleh dokter yang menangani.

Menurut Wakil Direktur Pelayanan dan Penunjang, RSUD dr Soegiri, Tulus Pujianto kepada Surya.co.id (TribunJatim.com grup) mengungkapkan, hasil lab, mengarah pada diagnosis demam berdarah, dengan trombositnya 98.000.

Heboh Foto Bayi Mirip Capres 02 Prabowo Subianto Viral di Media Sosial, Banjir Komentar para Netter

"Kemudian dirawat di ruang Bougenvil 3," katanya.

Untuk perkembangannya, pada hari kedua kembali dilakukan lab ulang.

Hasilnya, trombositnya turun menjadi 96.000.

Baru pada hari ke 3, terjadi muntah kehitaman yang mengarah lebih pasti ke arah diagnosis Demam Berdarah.

Setelah itu, dokter memutuskan untuk dirawat di ruang ICU, tapi karena ruang ICU penuh, akhirnya diputuskan di rawat di ruang ICCU tanggal 22 April jam 7 malam, dengan tensi yang sudah drop.

Lucinta Luna Klarifikasi Kemunculan Jakun di Video Adu Mulut dengan Deddy Corbuzier, Sebut Itu Bisul

Pada Selasa (23/4/2018) trombositnya turun menjadi 56.000, pasien dalam keadaan shock, dan pada jam 10, pasien semakin menurun, sudah tidak sadar.

Pihak RSUD intens menangani, kemudian dilakukan resusitasi oleh dokter dan kemudian terjadi lagi muntah kehitaman, dan pada pukul 10.35 WIB meninggal.

Menurut, Tulus, Demam Berdarah memang banyak faktor, kelelahan hanyalah pemicu. "Kondisi sudah kena virus, kondisi lemah, akhirnya lebih parah," katanya.

(Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved