Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok di Pamekasan Alami Kenaikan, Mulai Daging hingga Cabai Rawit
Jelang Bulan Ramadhan sejumlah harga bahan pokok di Kabupaten Pamekasan mengalami kenaikan.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Melia Luthfi Husnika
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Jelang Bulan Ramadhan sejumlah harga bahan pokok di Kabupaten Pamekasan mengalami kenaikan.
Berdasarkan pantauan TribunMadura.com di Pasar Kolpajung, Kecamatan Kota Pamekasan, harga bahan pokok yang mengalami kenaikan di antaranya daging ayam, bawang merah, bawang putih, tomat dan cabai rawit.
Ayam potong sebelumnya Rp 37.000 per/kg, saat ini naik Rp 4000, menjadi Rp 41.000 per/kg. Bawang merah dan Bawang putih sebelumnya Rp 30.000 per/kg, sama-sama naik Rp 5.000, menjadi Rp 35.000 per/kg.
• Harga Bawang Putih Cenderung Naik Jelang Ramadhan, Pemerintah Tunggu Impor untuk Stabilkan Harga
• Sajikan Bolu Ikan Nila, Dua Siswa SMKN 1 Batu Sabet Juara Dua Lomba Kreasi Makanan Tingkat Provinsi
Sementara Tomat sebelumnya Rp.10.000 per/kg, saat ini naik dua kali lipat menjadi Rp 20.000 per/kg.
Cabai rawit sebelumnya 12.000 per/kg, saat ini naik Rp 2000, menjadi Rp 14.000 per/Kg.
Kondisi kenaikan harga juga terjadi di Pasar Pakong Kecamatan Pakong.
Lonjakan harga terjadi pada daging Ayam potong potong sebelumya Rp 35.000 per/Kg, saat ini naik Rp 3000, menjadi 38.000 per/Kg.
Suaida pedagang Ayam Potong Pasar Pakong mengungkapkan kenaikan ayam potong biasa terjadi menjelang Bulan Ramadhan.
• Kelompok Tani Pacet Belajar Mengolah Bawang Merah Menjadi Aneka Olahan Kue di Universitas Brawijaya
Kenaikan diprediksi akan terus merangkak menjelang Ramadhan bulan depan.
"Lonjakan harga paling signifikan terjadi pada ayam potong. Sedangkan kebutuhan pokok lainnya lebih bervariatif ada yang naik dan ada yang tetap," ungkap Suaida.
Sementara Kabid perdagangan Disperindag, Abdiyati mengungkapkan kenaikan harga menjelang bulan ramdhan relatif normal tidak terjadi secara signifikan.
Kemungkinan kenaikan berdasarkan kumulasi pedagang berdasarkan momentum hari besar.
"Sementara Data dari Disperindag kenaikan yang paling tampak terjadi pada bawang merah dan bawang putih. Untuk harga tomat yang naik dua kali lipat lantaran saat ini petani sudah mengalami pergantian musim," tandas Abdiyati.
Lebih lanjut Abdiyati menjelaskan, kenaikan harga menjelang bulan ramadhan selama tidak menimbulkan gejolak para pedagang maupun pembeli, masih dikategorikan sebagai kenaikan normal.
"Disperindag akan terus melakukan upaya, agar harga kebutuhan pokok di pasar tetap relatif stabil," pungkasnya.