Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Unik, Suradi Asal Kampung Sumberan Surabaya Manfaatkan Lahan 2009 m2 Buat Kolam Lobster dan Ikan

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Peribahasa ini cocok menggambarkan Suradi, Ketua Kelompok Tani Sumberan Makmur RT 02 RW 04 Sumberan, Klumprik.

Penulis: Delya Octovie | Editor: Arie Noer Rachmawati
SURYA/DELYA OKTOVIE
Suradi (baju biru), warga RT 02 RW 04 Sumberan, Balas Klumprik, Surabaya, menyulap lahan belakang rumahnya dengan membangun enam kolam berisi berbagai jenis ikan dan lobster. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.

Peribahasa ini cocok menggambarkan Suradi, Ketua Kelompok Tani Sumberan Makmur RT 02 RW 04 Sumberan, Balas Klumprik, Surabaya.

Ayah dari pria yang kini berusia 52 tahun tersebut, sebelumnya mulai memelihara ikan pada 1979.

Suradi sebagai anak satu-satunya pun ikut jatuh cinta dengan hobi ayahnya.

Komunitas Kediri Mural Movement Lukis Kampung Keren, Angkat Tema Dolanan Anak Zaman Dahulu

Kampung Bagong Ginayan di Ngagel, Warga Sediakan Instalasi Pengolahan Air Limbah Buat Siram Tanaman

Karenanya, pada 1995, Suradi yang tak punya pekerjaan dan tinggal di rumah peninggalan ayahnya, memutuskan untuk menyulap halaman belakang rumahnya yang luasnya kurang lebih 2009 m2 tersebut menjadi kolam penuh ikan dan lobster.

Total ada enam kolam yang tersebar di lahan itu.

Sumber air pun dengan mudah ia dapatkan, karena sesuai dengan nama kampungnya, kampung Sumberan memilki sumber air tawar dari tanah yang tak pernah habis.

"Di sini kan airnya dari tanah, jadi tidak pernah habis airnya, mudah dapatnya," tutur Suradi, Sabtu (11/5/2019).

Beberapa kolam berisi campuran beberapa jenis ikan, seperti lele, nila, bawal, gurame, dan lain-lain.

Beberapa lainnya khusus lele saja, sedangkan yang terluas khusus nila.

"Rencananya yang sini ini (menunjuk kolam terluas) mau saya tambahkan bandeng. Sudah saya ajukan permintaan bantuan bibit bandeng ke Pemerintah Kota Surabaya, katanya sih tahun ini turun," ujarnya.

Ada pula sebuah kolam yang dibagi menjadi tiga bagian, dipakai untuk berternak lobster.

Ikan-ikan ini tidak hanya ia konsumsi sendiri, tetapi juga dibagi-bagi untuk warga sekitar maupun tamu.

"Biasanya kalau ada pergantian camat, keliling-keliling untuk makan bersama, ya saya ambil. Jadi mengundang RW se-Balas Klumprik, lurah, camat," jelasnya.

Bila teman-teman sekolahnya mengadakan reuni, Suradi kerap menyuguhkan ikan hasil ternaknya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved