Unik, Suradi Asal Kampung Sumberan Surabaya Manfaatkan Lahan 2009 m2 Buat Kolam Lobster dan Ikan

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Peribahasa ini cocok menggambarkan Suradi, Ketua Kelompok Tani Sumberan Makmur RT 02 RW 04 Sumberan, Klumprik.

Unik, Suradi Asal Kampung Sumberan Surabaya Manfaatkan Lahan 2009 m2 Buat Kolam Lobster dan Ikan
SURYA/DELYA OKTOVIE
Suradi (baju biru), warga RT 02 RW 04 Sumberan, Balas Klumprik, Surabaya, menyulap lahan belakang rumahnya dengan membangun enam kolam berisi berbagai jenis ikan dan lobster. 

"Rencananya yang sini ini (menunjuk kolam terluas) mau saya tambahkan bandeng. Sudah saya ajukan permintaan bantuan bibit bandeng ke Pemerintah Kota Surabaya, katanya sih tahun ini turun," ujarnya.

Ada pula sebuah kolam yang dibagi menjadi tiga bagian, dipakai untuk berternak lobster.

Ikan-ikan ini tidak hanya ia konsumsi sendiri, tetapi juga dibagi-bagi untuk warga sekitar maupun tamu.

"Biasanya kalau ada pergantian camat, keliling-keliling untuk makan bersama, ya saya ambil. Jadi mengundang RW se-Balas Klumprik, lurah, camat," jelasnya.

Bila teman-teman sekolahnya mengadakan reuni, Suradi kerap menyuguhkan ikan hasil ternaknya.

Ia pun mengutarakan angan-angannya untuk membuka sebuah rumah makan.

"Keinginan saya memang seperti itu (membuka rumah makan). Saya kemarin kan berkunjung ke Delta Fishing itu, ingin saya seperti itu, dibuat kecil-kecilan," kata ayah satu anak ini.

Menurut Suradi, perawatan ikan-ikannya tidak sulit, sehingga ia bisa memonitor dengan mudah dibantu dengan Kelompok Tani Sumberan Makmur dan saudara-saudaranya.

"Saya kan pengangguran, hiburannya ya ini. Alhamdulillah ada saja rezeki, padahal jarang saya jual, lele saya yang saya jual. Jadi penghasilan sehari-hari dari lele," ucapnya.

Mengintip Kampung Ramah Anak di Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kumpulkan Buku untuk Pojok Baca 

Kampung Anggrek di Kelurahan Dadaprejo Kota Batu Jadi Wisata Edukasi Sekaligus Berdayakan Petani

Ia menjual lelenya kepada anggota Kelompok Tani, yang seharinya membutuhkan satu ton lele.

Kini, demi memenuhi pesanan pengepul lele, Suradi membuka satu lahan lagi di depan rumahnya untuk dijadikan tempat khusus pembibitan lele, yang dibuat di kolam-kolam plastik. (Surya/Delya Oktovie)

Penulis: Delya Octovie
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved