Kasus Mayat Korban Mutilasi di Malang, Jejak Pelaku Terendus Anjing Pelacak Sejauh 500 M dari TKP

Kasus Mayat Korban Mutilasi di Malang, Jejak Pelaku Terendus Anjing Pelacak Sejauh 500 M dari TKP.

Kasus Mayat Korban Mutilasi di Malang, Jejak Pelaku Terendus Anjing Pelacak Sejauh 500 M dari TKP
SURYA/RIFKY EDGAR
Lokasi tempat ditemukannya potongan tubuh korban mutilasi di parkiran lantai II Pasar Besar Kota Malang. Foto ini diambil dari kios milik Samsul Arifin, pedagang di Pasar Besar yang mencium bau busuk dari atas kiosnya, Selasa (14/5/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pencarian terhadap jejak pelaku mayat korban mutilasi yang potongan tubuhnya ditemukan di eka Gedung Matahari Departmen Store Pasar Besar Kota Malang mulai mengerahkan anjing pelacak.

Setelah mengendus barang bukti yang diduga pakaian pelaku dan sepasang sandal jepit, anjing pelacak bernama Sera langsung berlari menjauhi TKP sejauh 500 meter ke luar gedung.

Kasus Mayat Korban Mutilasi di Malang, Anjing Pelacak Cium Jejak Pelaku ke Jl Laksamana Martadinata

Kasus Mayat Korban Mutilasi di Malang, Polisi Temukan Rok Merah & Kemeja Motif Bunga Milik Korban

6 Fakta Kasus Mutilasi di Pasar Besar Malang, Ada Pesan-pesan Aneh hingga Dikira Bau Bangkai Tikus

Sera ke luar gedung melalui pintu belakang Pasar Besar dan lari ke arah selatan menuju Jalan Moh Yamin, Kelurahan Sukoharjo.

Dari situ, anjing pelacak milik Unit Polisi Satwa Polres Malang Kota masuk ke gang V dan berhenti di Kantor BRI tepat disamping Jalan Laksamana Martadinata.

"Anjing pelacak mengendusnya sudah sampai situ. Mau melanjutkan sudah kebingungan," kata Kanit Polisi Satwa Polres Malang Kota Aiptu Imam Muhson Ridho, Rabu (15/5/2019).

Ia menambahkan bagi masyarakat yang memasang CCTV di jalur yang dilalui anjing pelacak untuk membuka agar pelaku mutilasi dapat segera ditemukan.

"Sebenarnya kami juga mencari alat yang digunakan pelaku untuk mengeksekusi korban. Hanya saja tidak berhasil," ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan saat ini polisi tengah berupaya mengungkap teka-teki kasus mutilasi di Pasar Besar. Polisi kata dia, tengah fokus mencari alat bukti utama yakni alat yang digunakan pelaku untuk membunuh dan memotong tubuh korban.

"Selain jejak pelaku, kita juga mencari barang bukti terutama alat yang digunakan untuk pelaku melakukan tindak pidana kejahatan tersebut," pungkasnya.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved