Kasus Mayat Korban Mutilasi di Malang, Jejak Pelaku Terendus Anjing Pelacak Sejauh 500 M dari TKP
Kasus Mayat Korban Mutilasi di Malang, Jejak Pelaku Terendus Anjing Pelacak Sejauh 500 M dari TKP.
Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pencarian terhadap jejak pelaku mayat korban mutilasi yang potongan tubuhnya ditemukan di eka Gedung Matahari Departmen Store Pasar Besar Kota Malang mulai mengerahkan anjing pelacak.
Setelah mengendus barang bukti yang diduga pakaian pelaku dan sepasang sandal jepit, anjing pelacak bernama Sera langsung berlari menjauhi TKP sejauh 500 meter ke luar gedung.
• Kasus Mayat Korban Mutilasi di Malang, Anjing Pelacak Cium Jejak Pelaku ke Jl Laksamana Martadinata
• Kasus Mayat Korban Mutilasi di Malang, Polisi Temukan Rok Merah & Kemeja Motif Bunga Milik Korban
• 6 Fakta Kasus Mutilasi di Pasar Besar Malang, Ada Pesan-pesan Aneh hingga Dikira Bau Bangkai Tikus
Sera ke luar gedung melalui pintu belakang Pasar Besar dan lari ke arah selatan menuju Jalan Moh Yamin, Kelurahan Sukoharjo.
Dari situ, anjing pelacak milik Unit Polisi Satwa Polres Malang Kota masuk ke gang V dan berhenti di Kantor BRI tepat disamping Jalan Laksamana Martadinata.
"Anjing pelacak mengendusnya sudah sampai situ. Mau melanjutkan sudah kebingungan," kata Kanit Polisi Satwa Polres Malang Kota Aiptu Imam Muhson Ridho, Rabu (15/5/2019).
Ia menambahkan bagi masyarakat yang memasang CCTV di jalur yang dilalui anjing pelacak untuk membuka agar pelaku mutilasi dapat segera ditemukan.
"Sebenarnya kami juga mencari alat yang digunakan pelaku untuk mengeksekusi korban. Hanya saja tidak berhasil," ucapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan saat ini polisi tengah berupaya mengungkap teka-teki kasus mutilasi di Pasar Besar. Polisi kata dia, tengah fokus mencari alat bukti utama yakni alat yang digunakan pelaku untuk membunuh dan memotong tubuh korban.
"Selain jejak pelaku, kita juga mencari barang bukti terutama alat yang digunakan untuk pelaku melakukan tindak pidana kejahatan tersebut," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/mutilasi-mayat-potongan-tubuh-wanita-di-pasar-besar-kota-malang.jpg)