Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Halal bi Halal Unusa, Ustad Maulana 'Jamaah oh Jamaah' : Nikmat Bersyukur Kekayaan Rejeki

Kehadiran Ustad Muhammad Nur Maulana atau yang akrab disapa Ustad Maulana mampu menghidupkan dakwahnya dengan humor dan gaya eksentrik di depan jamaah

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Yoni Iskandar
Nur Ika/Tribunjatim
Ustad Maulana (tengah) bersama ketua yayasan rumah sakit islam Muhammad Nuh (kiri) dan Rektor Unusa Achmad Jazidie (kanan) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kehadiran Ustad Muhammad Nur Maulana atau yang akrab disapa Ustad Maulana mampu menghidupkan dakwahnya dengan humor dan gaya eksentrik di depan jamaah keluarga besar Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).

Ustad Maulana menghadiri acara halal bi halal keluarga besar Unusa dengan menyampaikan dakwahnya tentang kekayaan rejeki.

"Jamaah oh Jamaah, Alhamdulillah", sapa khas Ustad Maulana yang kemudian disahut antusiasme para jemaah halal bi halal Unusa.

Menurutnya, sebagai manusia harus bersyukur atas beberapa kekayaan yang diberikan Allah yaitu kaya harta, rejeki, karunia, kedamaian dan nikmat.

"Di atas harta ada rejeki, harta bisa dihitung tapi rejeki tidak bisa dihitung. Rejeki beda dengan harta," kata Ustad Maulana di Auditorium Unusa, Senin (10/6/2019).

Ditinggal Jemput Istri Yang Lagi Hamil, Rumah di Gresik Terbakar

Vanessa Angel Tampil Tanpa Kenakan Hijab di Sidang Lanjutan, Begini Reaksinya Ditanya Tampilannya

Empat Mobil Damkar Masih Lakukan Pembasahan di Gudang Garmen Kecamatan Gresik yang Terbakar

Ustad asal Makasar tersebut juga mengajak jemaah mensyukuri nikmat Allah dengan tidak melihat berapa yang diberi namun apa yang telah diberikan maupun dititipkan Allah.

"Senantiasa bersyukur atas apa yang kita dapat. Jangan sibuk mencari apa yang didapat, jangan sibuk mencari apa yang didapat orang lain. Baiknya kita bersyukur atas apa yang kita dapat," kata Ustad Maulana.

Masih dengan gerakan dan mimik lucu, Ustad Maulana juga memberikan sindiran-sindiran yang kocak namun mengena.

Hal tersebut menjadi intermezzo yang menghibur para jemaah.

"Biar uang banyak kalau sakit, tidak ada nikmat. Makannya itu rejeki, tentram, nikmat," kata Ustad Maulana disambut tawa jemaah.

Pada kesempatan tersebut, Ustad Maulana juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap Yayasan Rumah Sakit Islam maupun Unusa.

"Satu kebanggaan, kagum dan tidak menyangka setelah keliling depan rumah sakit, gedung Unusa besar. Bangganya saya ini NU punya," pungkas Ustad Maulana.

Ustad Maulana (tengah) bersama ketua yayasan rumah sakit islam Muhammad Nuh (kiri) dan Rektor Unusa Achmad Jazidie (kanan)

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved