Kolaborasi ITS Surabaya dan SL2 Hadirkan Program Meta Youth Development for Climate Tech di Jatim
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya resmi memulai implementasi program Meta Youth Development for Climate Tech (YDCT)
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya resmi memulai implementasi program Meta Youth Development for Climate Tech (YDCT) pada Kamis (21/8/2025).
Pelaksanaan program di ITS Surabaya dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian, Prof. Ir. Agus Muhammad Hatta, S.T., M.Si., Ph.D.
Pada kesempatan yang sama, beliau juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara ITS Surabaya dan Sustainable Living Lab (SL2), yang menandai dimulainya kerja sama strategis untuk memperkuat kapasitas generasi muda dalam teknologi Artificial Intelligence (AI).
Program Meta YDCT merupakan kolaborasi antara Meta Platforms Inc. dan Sustainable Living Lab (SL2) yang bertujuan memperkuat kapasitas generasi muda di bidang kecerdasan artifisial (AI), keberlanjutan, serta pemahaman tantangan perubahan iklim.
Implementasi di Jawa Timur dilaksanakan di ITS Surabaya dengan dukungan penuh dari Pusat Studi Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim (MKPI).
“Perubahan iklim adalah tantangan nyata yang kita rasakan bersama, bahkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menjawabnya, ITS menyadari tidak bisa berjalan sendirian. Dibutuhkan pendekatan kolaboratif dari akademisi, industri, pemerintah, dan komunitas untuk menyiapkan talenta-talenta baru yang mampu hadir sebagai pembuat solusi,” ujar Agus dalam sambutannya.
Hal senada disampaikan Kepala Pusat Studi MKPI ITS, Hepi Hapsari Handayani, S.T., M.Sc., Ph.D., yang menekankan relevansi program dengan kondisi lokal.
Baca juga: ITS Surabaya Dorong Terbentuknya Pusat Pengembangan Teknologi Kapal Selam Pertama di Indonesia
“Melalui kerja sama dengan SL2 dan Meta Singapura, mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran komprehensif baik berupa materi konseptual, studi kasus, maupun project-based yang relevan dengan isu kebencanaan terkait perubahan iklim di Jawa Timur. Harapan kami, hasil proyek ini tidak hanya menjadi latihan akademis, tetapi juga dapat diterapkan bersama mitra kami, baik pemerintah maupun industri,” ungkap Hepi.
Country Manager SL2 Indonesia, Janio Nugraha, menambahkan bahwa AI adalah teknologi yang harus diantisipasi sejak dini. “Yang kita lakukan hari ini di ITS Surabaya bersama Meta merupakan langkah proaktif untuk menyiapkan talenta AI di Indonesia, khususnya dalam mitigasi kebencanaan yang mendesak akibat perubahan iklim,” jelas Janio.
Turut hadir dalam acara ini perwakilan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jawa Timur, Dr. H. Mardi, S.Pd., M.Ds., selaku Anggota Bidang Media Komunikasi dan Kerja Sama Antar Lembaga. Kehadiran IGI Jawa Timur sebagai mitra Pusat Studi MKPI ITS Surabaya dan SL2 menegaskan pentingnya keterlibatan pendidik dalam penguatan kapasitas generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, IGI Jawa Timur menyampaikan harapan agar program seperti Meta YDCT tidak hanya hadir di perguruan tinggi, tetapi juga dapat disebarluaskan hingga ke jenjang pendidikan menengah.
Menurutnya, membangun kapasitas sejak dini akan semakin memperkuat kesiapan generasi muda untuk menghadapi kebencanaan terkait perubahan iklim sekaligus mendorong lahirnya inovasi dari berbagai tingkat pendidikan.
Sebagai bagian dari inisiatif lintas negara, program Meta YDCT juga dijalankan di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, serta secara paralel di Singapura dan India.
Inisiatif ini dirancang untuk menciptakan ruang kolaborasi antarnegara, agar generasi muda mampu membangun solusi iklim yang relevan secara global.
Pada tahap awal, peserta akan mendapatkan pelatihan dasar seputar Generative AI, eksplorasi tantangan iklim lokal, hingga praktik membangun prototype solusi AI.
Program Meta YDCT
ITS Surabaya
Tribun Jatim Network
jatim.tribunnews.com
berita Surabaya
Sustainable Living Lab
TPS Banjarsari Disegel Satpol PP Sidoarjo, Bisa Beroperasi Kembali Jika Penuhi Ketentuan |
![]() |
---|
Kisah Sulasmi Nenek Hidup Sebatang Kara Tak Pernah Dapat Bansos, Rumah Penuh Sampah |
![]() |
---|
Penadah Motor Curian di Jember Diciduk, Jual Hasil Curian Mulai Rp1 Juta |
![]() |
---|
PMII Probolinggo Kecam Keras Insiden Mobil Rantis Lindas Ojol Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Buntut Insiden Pengamen Meninggal Hindari Razia Satpol PP, Komisi A DPRD Surabaya: Revisi Perda! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.